Wonderful Indonesia
TAK MAU DINIKAHI
Nekad Gantung Diri saat Sedang Hamil Tiga Bulan
Kamis, 23 November 2017 - 16:05 WIB > Dibaca 805 kali Print | Komentar
Nekad Gantung Diri saat Sedang Hamil Tiga Bulan
Lokasi kamar tempat Rulaini ditemukan tewas gantung diri. (Foto: SUMUT POS)
MEDAN (RIAUPOS.CO) - Kisah ini terjadi di Medan, Sumatera Utara tepatnya di daerah Percut Seituan.Warga di sekitar rumah kontrakan Jalan Pasar V Gang Mentimun XIV Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 14.30 WIB digegerkan oleh penemuan mayat yang tergantung.

Mayat yang ditemukan adalah Rulaini alias Yani alias Rada. Perempuan berusia 35 itu nekad gantung diri dengan kondisi kabel melilit di lehernya. Informasi yang diperoleh menyebutkan, sejak bercerai, Yani ingin sesegera mungkin mengakhiri status jandanya. Itu semata-mata demi kelangsungan masa depan kedua anaknya.

Beberapa pria coba mendekati, tapi sosok sopir angkot KPUM Rahayu 51/5 yang berhasil menarik perhatiannya. Pria itu biasa disapa dengan panggilan Gepeng. Dari hubungan tersebut, belakangan Gepeng diketahui sering singgah bahkan menginap di kontrakan Yani. Dan buah dari percintaan mereka, korban akhirnya hamil.

Karena hamil itulah, Yani pun minta agar Gepeng segera menikahinya. Di sini persoalannya. Gepeng tidak mau menikahinya dengan berbagai dalih yang disampaikan. Pertengkaran pun tidak bisa dihindarkan. Saat mereka bertengkar, ada tetangga korban bernama Syaiful yang mendengar karena ribut waktu tengah malam Senin (21/11/2017).

“Kemarin malam, dia ribut sama pacarnya karena mengandung tiga bulan. Bahkan sebelum tewas, aku dengar mereka bertengkar,” ujar Syaiful sembari menyebutkan, kemungkinan korban nekat gantung diri karena depresi.

Wenni, kakak ipar Yani menyebutkan, adik iparnya tersebut diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci dan tukang sepatu. “Sudah lima bulan korban mengontrak di sini. Sebelumnya dia tinggal bersama abangnya,” kata Wenni saat ditemui di TKP.

Ditambahkan, sebelum tewas, mereka sempat bertemu. Wenni juga sempat menanyakan perihal pekerjaan korban. Dia dan Yani sering bertemu karena tempat tinggal mereka berdekatan. “Adikku itu memang agak keras orangnya. Dia lebih memilih mengontrak ketimbang tinggal bersama keluarga. Aku baru tahu kejadian setelah suamiku dihubungi warga,” imbuhnya.

Sama seperti Wenni, polisi juga segera bergegas ke lokasi begitu mendapat kabar kematian Yani. Personil Reskrim Polsek Percut Seituan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan, tiba tak lama setelah temuan.

Usai dilakukan identifikasi, jenasah korban dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan otopsi. Beberapa pakaian korban dan kabel cok sambung yang digunakan gantung diri, turut diamankan sebagai barang bukti.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip A Purba menyebutkan pihaknya masih meminta keterangan beberapa saksi. Hasil pemeriksaan sementara, korban murni tewas karena bunuh diri.(sor/fad/ras)

Sumber: Sumut Pos
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
H Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno
Deklarasi AYO Undang Pedagang Kecil
Senin, 21 Januari 2018 - 14:55 wib

Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar
Senin, 21 Januari 2018 - 13:31 wib
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Senin, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Senin, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Senin, 21 Januari 2018 - 12:30 wib

Akhir Pendaftaran, Lelang Jabatan Diikuti 55 Peserta
Senin, 21 Januari 2018 - 12:26 wib

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Senin, 21 Januari 2018 - 12:25 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Senin, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Senin, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Senin, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Tiga RS Berhenti Layani Pasien BPJS

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:27 WIB

1.200 Pasangan di Medan Menikah di Bawah Umur

Rabu, 17 Januari 2018 - 14:43 WIB

"Saya Titip Anak Saya, karena Saya Tak Beri Dia Makan"

Senin, 15 Januari 2018 - 17:09 WIB

Keracunan Ikan Bakar, Satu Meninggal

Senin, 15 Januari 2018 - 14:07 WIB

Industri Pariwisata Kepri Hasilkan Rp4,8 Triliun

Senin, 15 Januari 2018 - 13:38 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini