Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji
Rabu, 22 November 2017 - 20:45 WIB > Dibaca 542 kali Print | Komentar
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji
Muhammad Nazaruddin. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kesaksian mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/11/2017), dikomentari oleh KPK.

Sebab, kesaksian narapidana kasus korupsi megaproyek e-KTP itu dinilai penuh kejanggalan. Karena itu, kesaksian Nazaruddin tersebut mesti diuji dengan keterangan saksi lain.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, sebuah kesaksian tak bisa berdiri sendiri.

"Dalam proses pembuktian tentu hakim akan melihat kesesuaian keterangan satu saksi (Nazaruddin) dengan saksi lainnya dan juga dengan bukti lainnya," ujarnya, Rabu (22/11/2017).

Kata dia lagi, pihaknya bakal terus memantau persidangan korupsi e-KTP. Di samping itu, lembaga antirasuah pun akan memantau fakta yang muncul dan keterangan saksi yang dihadirkan.

"Nanti dalam proses ini tentu akan diuji hingga selesai dan dipertimbangkan oleh hakim," tuturnya.

Adapun Nazaruddin sebelumnya menyampaikan keterangan yang dinilai janggal saat bersaksi untuk terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Misalnya, saat dia menyebut nama Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi gubernur Jawa Tengah (Jateng). Dalam berita acara pemeriksaan (BAP), dia mengaku melihat Ganjar menerima uang USD 500 ribu dari Mustokoweni di ruangan kerja politikus Golkar itu.

Dia mengklaim peristiwa itu terjadi pada September-Oktober 2010. Padahal, Mostokoweni meninggal dunia pada 18 Juni 2010 atau tiga bulan sebelum klaim Nazaruddin. Keterangan Nazaruddin pun dinilai tak sepenuhnya layak dipercaya. (*)

Sumber: RMOL/JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:15 wib
DIADANG SEJUMLAH ORMAS LOKAL
Ustaz Somad Dipersekusi di Bali, Begini Reaksi Ketua MPR
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:00 wib
ADA KEKELIRUAN SUBSTANSI
Penerbit Buku Sebut Yerusalem Ibukota Israel Dipanggil KPAI
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:50 wib
MENGAKU DIARE
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:40 wib
KASUS E-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:30 wib
BANTU KINERJA KEPOLISIAN
Banyak Berjasa, Panglima TNI Langsung Dapat Penghargaan dari Kapolri
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:10 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Sangat Inginkan Gelar
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:02 wib
HASIL PENILAIAN PUSPURBUK 2008
Kemendikbud Puji Masyarakat soal Temuan Buku Sebut tentang Israel
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Hanya Diam Sepanjang Sidang, Kesehatan Setnov Dipertanyakan
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Dipantau KPK, Sidang Praperadilan Setya Novanto Tayang Live Streaming
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us