Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Selasa, 21 November 2017 - 19:42 WIB > Dibaca 3333 kali Print | Komentar
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kuasa hukum tersangka dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan, kliennya sempat tertidur saat diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (21/11/2017).

"Selalu tidur terus. Ya menunggu pemeriksaan. Diperiksa pun, ditanya tidur terus. Karena memang dalam hal ini otaknya ada gangguan," katanya setelah mendampingi Novanto di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Diakuinya, tak hanya sempat tertidur, fisik Novanto memang masih lemah. Oleh sebab itu, penyidik akhirnya memutuskan untuk menangguhkan pemeriksaan kliennya tersebut. Demikian halnya dengan penyidik Polda yang datang ke lembaga antirasuah.

"Di mana ada dari Polda juga ingin memeriksa tetep sama. Karena kondisi masih belum diizinkan dan ditangguhkan sementara," tuturnya.

Pantauan JawaPos.com, Novanto tampak berjalan cukup pelan. Dari lantai dua ruang pemeriksaan KPK, dia dipegang petugas untuk menuruni anak tangga. Wajahnya pun sedikit pucat pasi.

Novanto juga bungkam saat diberondong pertanyaan dari puluhan awak media. JawaPos.com pun sempat bertanya mengenai kesehatannya saat dia berada di dalam mobil tahanan. Akan tetapi, dia hanya menatap nanar dan diam.

Adapun diakui Fredrich, dirinya tak banyak bicara dengan kliennya itu karena keadaannya yang tidak memungkinkan.

"Ya sepatah dua patah dia ngomong," akunya.

Sementara itu, soal pernyataan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bahwa Novanto dalam keadaan sehat dan siap untuk diperiksa, Fredrich malah menyindir.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-PENGUNGKAPAN 1 TON SABU
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu
Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 wib

Pemenang Pesta Blanja Poin Telkomsel Periode 4 Diumumkan
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:35 wib
SEMPAT MENUAI POLEMIK
Pati Polri Dipastikan Tak Akan Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:30 wib
TANGGAPI "NYANYIAN" NAZARUDDIN
Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:20 wib
PASCA-PIALA PRESIDEN
Simak! Ini Klafirikasi Pria yang Dituduh Curi Medali Bambang Pamungkas
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:15 wib
23-25 FEBRUARI DI BALI
Gelar Rakernas Tertutup, PDIP Tentukan Capres-Cawapres
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Penyerapan Tenaga Kerja di Era Jokowi-JK Rendah, Begini Komentar DPR
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:50 wib
PRETASI TERBESAR DALAM SEJARAH
Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:40 wib
TIBA 21 FEBRUARI BESOK
Tegas! Begini Pesan Amien Rais untuk Pemerintah Terkait Kepulangan Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:30 wib
BESOK TIBA DI TANAH AIR
Wiranto Lebih Tertarik Bicara Pilkada ketimbang Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu

Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 WIB

Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Wow! 400 Advokat Dukung Pengacara Novanto Hadapi SBY

Selasa, 20 Februari 2018 - 20:10 WIB

Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia? Kata Polisi...

Selasa, 20 Februari 2018 - 18:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us