Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Selasa, 21 November 2017 - 19:36 WIB > Dibaca 289 kali Print | Komentar
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dalam penegakan hukum Setya Novanto yang menjadi tersangka e-KTP, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memang tidak ikut campur. Sikap Tito tersebut dinilai sudah tepat.

Polri sendiri diketahui justru membantu KPK dalam melakukan tindakan kepada Novanto. Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan, Kapolri sudah bisa memainkan perannya dalam perkara itu.

“Komitmen Kapolri sangat tepat dan pasti akan diapresiasi masyarakat dalam upaya mendukung pemberantasan kasus korupsi di negeri ini,” ujarnya, Selasa (21/11/2017).

Dia menyebut, memang, Polri tidak boleh mengintervensi terhadap proses hukum baik yang ditangani internalnya maupun yang ditangani lembaga penegak hukum lainnya.

“Walau kita tahu banyak sekali perwira Polri bertugas saat ini di KPK," ucap mantan anggota Kompolnas itu.

Doktor hukum dari Universitas Borobudur itu menambahkan, dalam penelitian Lemkapi selama ini koordinasi pimpinan KPK dan Kapolri Tito cukup baik. Lebih penting dalam hal proses hukum, KPK dan Polri harus saling menghomati dan saling mendukung dalam menangani berbagai kasus korupsi.

Hal itu, sambungnya, dilakukan demi menjaga profesionalisme dua lembaga penegak hukum tersebut.

“Tentu saja Polri wajib melindungi bagi mereka yang butuh bantuan perlindungan dan bukan yang bermasalah dengan hukum,” jelasnya.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sebelumnya mengatakan bahwa dalam penindakan penangkapan dan penahanan Setya Novanto sudah disampaikan terlebih dahulu ke Tito Karnavian.

Dia menerangkan, Tito mendukung penuh kegiatan KPK. Bahkan, dalam penjemputan Setya Novanto di kediamannya, KPK mendapat pengawalan dari puluhan anggota Brimob. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:15 wib
DIADANG SEJUMLAH ORMAS LOKAL
Ustaz Somad Dipersekusi di Bali, Begini Reaksi Ketua MPR
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:00 wib
ADA KEKELIRUAN SUBSTANSI
Penerbit Buku Sebut Yerusalem Ibukota Israel Dipanggil KPAI
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:50 wib
MENGAKU DIARE
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:40 wib
KASUS E-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:30 wib
BANTU KINERJA KEPOLISIAN
Banyak Berjasa, Panglima TNI Langsung Dapat Penghargaan dari Kapolri
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:10 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Sangat Inginkan Gelar
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:02 wib
HASIL PENILAIAN PUSPURBUK 2008
Kemendikbud Puji Masyarakat soal Temuan Buku Sebut tentang Israel
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Hanya Diam Sepanjang Sidang, Kesehatan Setnov Dipertanyakan
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Dipantau KPK, Sidang Praperadilan Setya Novanto Tayang Live Streaming
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us