Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SEBUT GAMAWAN PANTAS DIBERI PENGHARGAAN
Fahri: Jokowi Harus Jelaskan Proyek e-KTP Sukses atau Gagal
Selasa, 21 November 2017 - 17:20 WIB > Dibaca 341 kali Print | Komentar
Fahri: Jokowi Harus Jelaskan Proyek e-KTP Sukses atau Gagal
Gamawan Fauzi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan korupsi senilai Rp2,3 triliun mencuat atas megaproyek program e-KTP yang dilahirkan pemerintah pada era Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi.

Kasus hukum itu terakhir juga menyeret Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka. Menanggapi itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap.

Sebab, kerugian negara yang disebut-sebut sebesar Rp2,3 triliu‎n itu, menurutnya, belum juga terbukti.

"Pak Jokowi ini juga harus menerangkan ke masyarakat bahwa kasus e-KTP ini ‎gagal atau sukses," katanya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Dia sendiri menilai proyek e-KTP itu tidak gagal. Justru, Fahri mengapresiasi kinerja Mendagri Gamawan Fauzi yang saat itu dinilai sukses mengubah KTP konvensional menjadi KTP elektronik.

KTP pada mulanya hanya berbentuk kertas dan tidak ada chip di dalamnya. Kemudian, Gawaman melakukan dobrakan dalam kemajuan e-KTP tersebut.

"Seharusnya Gamawan ini dikasih bintang, karena bikin Indonesia jadi era digital," tutur mantan politikus PKS itu.

Karena itu, dia mengaku kecewa dengan ada pihak-pihak yang menilai bahwa proyek pengadaan e-KTP ini gagal. Padahal, kenyataanya berhasil dan kembali dilanjutkan oleh pemerintah tahun ini.

"Tapi loh kok sekarang kelihatan gagal," tandasnya. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-PENGUNGKAPAN 1 TON SABU
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu
Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 wib

Pemenang Pesta Blanja Poin Telkomsel Periode 4 Diumumkan
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:35 wib
SEMPAT MENUAI POLEMIK
Pati Polri Dipastikan Tak Akan Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:30 wib
TANGGAPI "NYANYIAN" NAZARUDDIN
Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:20 wib
PASCA-PIALA PRESIDEN
Simak! Ini Klafirikasi Pria yang Dituduh Curi Medali Bambang Pamungkas
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:15 wib
23-25 FEBRUARI DI BALI
Gelar Rakernas Tertutup, PDIP Tentukan Capres-Cawapres
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Penyerapan Tenaga Kerja di Era Jokowi-JK Rendah, Begini Komentar DPR
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:50 wib
PRETASI TERBESAR DALAM SEJARAH
Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:40 wib
TIBA 21 FEBRUARI BESOK
Tegas! Begini Pesan Amien Rais untuk Pemerintah Terkait Kepulangan Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:30 wib
BESOK TIBA DI TANAH AIR
Wiranto Lebih Tertarik Bicara Pilkada ketimbang Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu

Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 WIB

Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Wow! 400 Advokat Dukung Pengacara Novanto Hadapi SBY

Selasa, 20 Februari 2018 - 20:10 WIB

Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia? Kata Polisi...

Selasa, 20 Februari 2018 - 18:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us