Wonderful Indonesia
KPK Periksa sang Istri
Setnov Masih ’’Melawan”
Selasa, 21 November 2017 - 09:58 WIB > Dibaca 863 kali Print | Komentar
Setnov Masih ’’Melawan”
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) akhirnya buka suara setelah 5 hari menjalani “drama” perlawanan atas upaya penangkapan dan penahanan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyerah kepada lembaga superbodi itu dan berjanji menghormati proses hukum.

”Apapun tetap saya hormati,” ujarnya usai pemeriksaan awal di KPK dini hari, Senin (20/11).

Setnov keluar dari gedung KPK pukul 01.15 WIB. Dia hanya 90 menit berada di ruang pemeriksaan di lantai 3 Gedung Merah Putih (sebutan kantor KPK). Ketua Umum DPP Partai Golkar itu tidak lagi menggunakan kursi roda seperti saat dia tiba di lobi lembaga antirasuah tersebut pada pukul 23.39, Ahad (19/11). Setnov sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Di ruang pemeriksaan, penyidik KPK menyampaikan hak-hak Setnov sebagai tersangka sebagaimana diatur dalam hukum acara pidana. Bahkan, Setnov juga sudah bersedia menandatangani berita acara pencabutan pembantaran dan penahanan lanjutan. Pertanyaan yang diajukan penyidik pun dijawab dengan wajar oleh suami Deisti Astriani Tagor itu.

Setnov juga cukup lama memberikan keterangan kepada media pascapemeriksaan itu. Yakni, 2 menit 27 detik. Secara umum, Setnov sudah mau menerima dan mematuhi proses hukum yang dilakukan KPK. Hanya, dia tetap mengaku bahwa kondisinya saat ini masih sakit.

”Ya, saya sudah menerima tadi (kemarin,red) dalam kondisi saya yang masih sakit, masih vertigo karena tabrakan,” ucapnya.

Setnov juga mengakui dirinya sempat meminta perlindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang diduga merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun itu. Langkah itu merupakan bagian untuk mencari keadilan.

”Saya sudah melakukan langkah-langkah, mulai melakukan (melaporkan) SPDP di kepolisian dan mengajukan surat perlindungan hukum kepada Presiden maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung dan saya sudah pernah praperadilan,” ujar pria yang berusia 62 tahun pada 12 November lalu itu. Upaya mencari perlindungan ke Presiden itu klop dengan dugaan sebelumnya.

Saat menghindari upaya penangkapan KPK pada Rabu (15/11) malam hingga Kamis (16/11) sore, Setnov memang disebut-sebut ingin menghadap Presiden Jokowi. Langkah itu dilakukan dua kali, yakni pada Kamis pagi dan siang. Kala itu, Presiden sedang berada di Istana Bogor. Rencana Setnov pun akhirnya kandas lantaran padatnya jadwal Presiden.

Meski menghormati proses hukum di KPK, Setnov tetap berupaya melakukan perlawanan atas status tersangka yang disandangnya saat ini. Terbukti, Selasa (20/11), dia menunjuk pengacara kondang Otto Hasibuan mendampingi “melawan” komisi antirasuah. Nama Otto mencuat setelah menjadi pengacara Jessica Kumala Wongso dalam kasus kopi sianida 2016 lalu.

”Mulai sekarang, saya dan rekan saya Pak Fredrich akan mendampingi dan membela kepentingan hukum Pak Setya Novanto,” kata Otto yang kemarin menjenguk Setnov di Rutan KPK. Otto mengaku diminta membantu Setnov sejak beberapa waktu lalu. ”Kami akan mempelajari dengan seksama apa yang terjadi sebenarnya,” papar dia.

Di sisi lain, KPK terus me­lakukan pemeriksaan terhadap para saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. Salah satu saksi yang dihadirkan adalah istri Setnov, Deisti Astriani Tagor. Deisti diperiksa selama 8 jam. Dia dimintai keterangan terkait kapasitas sebagai mantan komisaris PT Mondialindo Graha Perdana, pemiliki saham mayoritas PT Murakabi Sejahtera. Sayang, Deisti tidak mau berkomentar terkait pemeriksaan itu.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PEMAIN TERBAIK PIALA DUNIA ANTARKLUB
Modric: Ini Tahun Sempurna Madrid
Minggu, 17 Desember 2017 - 15:52 wib

Berharap Setnov “Bernyanyi”
Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 wib

Mega Minta Lima Persen APBN untuk Riset
Minggu, 17 Desember 2017 - 12:44 wib

Jutaan Massa Aksi Bela Palestina
Minggu, 17 Desember 2017 - 11:47 wib
10 Kabupaten Rusak Parah
Sehari, 3 Gempa Hantam Indonesia
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:53 wib

Jangan Pernah Menyerah
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:42 wib

Senja di Semenanjung Sungai Kampar
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:39 wib

Slank Banting Setir Jualan Kopi
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:37 wib
sheila majid
Boneka untuk Fans
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:36 wib
Rizal Armada
Kalau Jodoh, Mau Bagaimana?
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:35 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mega Minta Lima Persen APBN untuk Riset

Minggu, 17 Desember 2017 - 12:44 WIB

Sehari, 3 Gempa Hantam Indonesia

Minggu, 17 Desember 2017 - 10:53 WIB

Bongkar Korupsi e-KTP, Setnov Didoakan Dapat Hidayah

Sabtu, 16 Desember 2017 - 20:00 WIB

Pantau Gempa Tanpa Tidur, Jokowi Bersyukur Tak Ada Tsunami
Aksi Bela Palestina, Polisi Terjunkan Pasukan Asmaul Husna
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us