Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Senin, 20 November 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 416 kali Print | Komentar
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Pengacara Otto Hasibuan. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pasca penahanan yang dilakukan kemarin (19/11/2017), pengacara yang membela Ketua DPR Setya Novanto dalam menghadapi kasus dugaan korupsi e-KTP bertambah seorang lagi.

Jika sebelumnya hanya Fredrich Yunadi, mulai hari ini (20/11/2017), Setya Novanto memakai pengacara kondang Otto Hasibuan.  Diketahui, Otto Hasibuan merupakan pengacara yang pernah membela Jessica Kumala Wongso, terpidana kasus pembunuhan berencana Wayan Mirna Salihin.

"Kebetulan beberapa hari yang lalu saya diminta untuk membantu beliau (Novanto, red) untuk tuntaskan kasus ini dan tentunya sebagai lawyer saya harus bertemu dengan Pak Novanto lebih dulu,” ujarnya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Dia mengaku datang bersama Fredrich Yunadi untuk menemui Setya Novanto di Rutan KPK. Dia pun berharap bisa menjalani tugas sebagai penasihat hukum dengan baik. Meski begitu, dia mengaku belum membicarakan lebih jauh soal langkah hukum lanjutan yang akan ditempuh Setya Novanto. Termasuk, kemungkinan mengajukan gugatan praperadilan kedua.

"Tadi belum jauh sampai praperadilan. Yang kami baru lakukan harus pelajari dengan seksama apa yang terjadi dalam kasus ini," tuntasnya.

Setya Novanto telah menghuni Rumah tahanan (Rutan) Klas 1 KPK Cabang Jakarta Timur pada malam tadi 19 November 2017. Dia dinyatakan tidak perlu lagi dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan pada Kamis 16 November 2017.

Dia mulanya dirawat di RS Medika Permata Hijau setelah mobil yang ditumpangi menabrak tiang lampu di Jl Permata Berlian, Jakarta pada Kamis, 16 November 2017. KPK kemudian meminta Novanto dipindahkan ke RSCM Kencana untuk pemeriksaan lanjutan hingga dinyatakan memenuhi syarat penahanan.

Kemudian, KPK menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) kedua Novanto pada 31 Oktober 2017. Novanto selaku anggota DPR disangka bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait proyek pengadaan e-KTP.(put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:15 wib
DIADANG SEJUMLAH ORMAS LOKAL
Ustaz Somad Dipersekusi di Bali, Begini Reaksi Ketua MPR
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:00 wib
ADA KEKELIRUAN SUBSTANSI
Penerbit Buku Sebut Yerusalem Ibukota Israel Dipanggil KPAI
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:50 wib
MENGAKU DIARE
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:40 wib
KASUS E-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:30 wib
BANTU KINERJA KEPOLISIAN
Banyak Berjasa, Panglima TNI Langsung Dapat Penghargaan dari Kapolri
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:10 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Sangat Inginkan Gelar
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:02 wib
HASIL PENILAIAN PUSPURBUK 2008
Kemendikbud Puji Masyarakat soal Temuan Buku Sebut tentang Israel
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Hanya Diam Sepanjang Sidang, Kesehatan Setnov Dipertanyakan
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Dipantau KPK, Sidang Praperadilan Setya Novanto Tayang Live Streaming
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us