Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 20:20 WIB > Dibaca 450 kali Print | Komentar
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Ganjar Pranowo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Di sidang lanjutan perkara korupsi e-KTP, hari ini (20/11/2017), Muhammad Nazaruddin selaku mantan Bendahara Umum Partai Demokrat menjadi saksi dan dicecar soal kucuran dana ke Ganjar Pranowo.

Nazar mengatakan kepada hakim bahwa dirinya yakin bahwa Ganjar yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, menerima uang dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Bahkan dia mengaku melihat sendiri penyerahan uang kepada Ganjar yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR.

"Semua yang saya sampaikan itu benar, Yang Mulia," katanya kepada majelis hakim yang dipimpin Jhon Halasan Butar Butar, Senin (20/11/2017).

Di sisi lain, Nazar yang bersaksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, juga dikonfirmasi salah satu poin dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang pernah dibuat di tahap penyidikan. Nazar dalam keterangannya menceritakan mekanisme penyerahan uang untuk Ganjar sebesar 500.000 dolar AS.

Nazar dan Andi Narogong awalnya berkumpul di ruang kerja anggota DPR Mustoko Weni. Mustoko adalah anggota Badan Anggaran yang ada di Komisi II DPR. Lantas, pada saat itu Nazar mendengar langsung bahwa Mustoko menghubungi Ganjar melalui telepon.

Mustoko menawarkan, apakah Andi harus menemui Ganjar di ruang kerjanya. Akan tetapi, Ganjar menjawab bahwa dia sendiri akan datang ke ruang kerja Mustoko. Sesuai BAP, Ganjar lalu tiba di ruang kerja Mustoko, kemudian menerima uang 500.000 dolar AS.

"Lalu Ganjar menyampaikan kepada saya (Nazar), ini kebersamaan, biar program besarnya jalan," ujar hakim Anwar saat membaca BAP Nazaruddin.

Kendati Nazaruddin membenarkan seluruh kronologi penyerahan uang itu, anggota majelis hakim menanyakan mengenai bantahan yang disampaikan Ganjar saat bersaksi.

"Pak Ganjar di sini mati-matian enggak ngaku, bahkan dia dikasih lalu dikembalikan. Itu bagaimana?" tanya hakim Anwar.

Diterangkan Nazar, saat itu Ganjar menolak karena hanya diberi 100.000 dollar AS. Menurut Nazar, Ganjar hanya mau menerima apabila diberikan 500.000 dollar AS. (elf/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-PENGUNGKAPAN 1 TON SABU
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu
Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 wib

Pemenang Pesta Blanja Poin Telkomsel Periode 4 Diumumkan
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:35 wib
SEMPAT MENUAI POLEMIK
Pati Polri Dipastikan Tak Akan Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:30 wib
TANGGAPI "NYANYIAN" NAZARUDDIN
Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:20 wib
PASCA-PIALA PRESIDEN
Simak! Ini Klafirikasi Pria yang Dituduh Curi Medali Bambang Pamungkas
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:15 wib
23-25 FEBRUARI DI BALI
Gelar Rakernas Tertutup, PDIP Tentukan Capres-Cawapres
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Penyerapan Tenaga Kerja di Era Jokowi-JK Rendah, Begini Komentar DPR
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:50 wib
PRETASI TERBESAR DALAM SEJARAH
Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:40 wib
TIBA 21 FEBRUARI BESOK
Tegas! Begini Pesan Amien Rais untuk Pemerintah Terkait Kepulangan Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:30 wib
BESOK TIBA DI TANAH AIR
Wiranto Lebih Tertarik Bicara Pilkada ketimbang Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu

Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 WIB

Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Wow! 400 Advokat Dukung Pengacara Novanto Hadapi SBY

Selasa, 20 Februari 2018 - 20:10 WIB

Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia? Kata Polisi...

Selasa, 20 Februari 2018 - 18:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us