Wonderful Indonesia
7 Juta Jiwa Terancam Tak Ikut Pemilu 2019
Rabu, 15 November 2017 - 12:58 WIB > Dibaca 423 kali Print | Komentar
7 Juta Jiwa Terancam Tak Ikut Pemilu 2019
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap masyarakat yang sampai saat ini belum merekam data kependudukan untuk kepentingan penerbitan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) segera melakukannya.Hingga kini, dari sekitar 189 juta wajib KTP-el, masih ada tujuh juta jiwa yang belum melakukan perekaman.

“Pemerintah akan terus berupaya, tetapi berharap masyarakat juga ikut proaktif (melakukan perekaman). Mungkin yang tinggal di apartemen, di kota-kota besar, yang tugas belajar atau ada keperluan hingga tinggal di luar negeri ikut proaktif,” ujar Tjahjo di Jakarta, Selasa (14/11).

Warga yang belum melakukan perekaman terancam kehilangan hak pilihnya.Sebab, kemungkinan besar basis data pemilih pada Pemilu 2019 menggunakan data kependudukan berbasis elektronik. “Nanti petugas (penyelenggara Pemilu) harus tegas. Yang terdaftar di TPS (tempat pemungutan suara) harus punya KTP-el, memastikan yang bersangkutan tinggal di situ,” ucapnya.

Namun, Tjahjo Kumolo berharap partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 meningkat dari Pilkada serentak yang digelar 2017 lalu yakni  dari 74 persen menjadi 78 persen.

“Kami berharap tingkat partisipasinya meningkat. Khususnya di daerah-daerah yang penduduknya sangat padat seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar nya.

Selain itu, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini juga berharap pada pilkada serentak 2018 yang digelar di 171 daerah, politik uang dapat ditekan. Dengan demikian kepala daerah yang terpilih benar-benar tokoh yang mampu membawa perubahan lebih baik bagi daerah-daerah yang ada.

“Kepala daerah yang amanah, yang dipilih oleh rakyat tanpa ada politik uang. Kemudian berharap dengan sanksi yang tegas, para calon kepala daerah menghindari kampanye hitam apalagi isu SARA, ujaran kebencian. Kampanye harus benar-benar adu konsep, program dan gagasan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan,” katanya.

Agar harapan-harapan tersebut dapat tercapai, Tjahjo memohon kepada semua pihak terutama media massa, membantu menyosialisasikan pentingnya masyarakat menggunakan hak pilih. Selain itu juga hal-hal terkait harapan tak adanya kampanye hitam dan politik uang.(gir/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Rabu, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura

Selasa, 23 Januari 2018 - 20:10 WIB

Begini Harapan JK di Ulang Tahun Ke-71 Megawati

Selasa, 23 Januari 2018 - 20:00 WIB

PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini