Wonderful Indonesia
Kebakaran Gedung DPR RI
Enam Sesak Napas, Satu Tertimpa Plafon
Rabu, 15 November 2017 - 10:42 WIB > Dibaca 246 kali Print | Komentar
Enam Sesak Napas, Satu Tertimpa Plafon
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Kerja para penghuni gedung DPR RI sempat terganggu, Selasa (14/11). Penyebabnya, terjadi kebakaran di lantai 2 gedung Nusantara III. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, tujuh orang terpaksa dilarikan ke klinik karena gangguan pernapasan dan luka di kepala.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.50 WIB. Kala itu alarm tanda kebakaran langsung berbunyi. Awalnya banyak yang mengira suara tersebut berasal dari latihan kebakaran. Penghuni kompleks Parlemen, Senayan, baru geger ketika muncul asap tebal yang berasal dari lantai 2 gedung Nusantara III. Asap putih juga mengepul di lantai satu lobi gedung.

Para staf beramai-ramai turun dan keluar gedung. Para jurnalis yang sedang wawancara dengan beberapa narasumber juga ikut berhamburan. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto yang berada di lantai 3 juga mengajak para staf untuk mengosongkan ruangan.  

”Awalnya saya mendengar suara alarm. Tapi, staf menduga alarm sedang dites,” ujar Agus.

Tiba-tiba alarm berbunyi untuk kali kedua. Agus yang sedang menemui tamu di ruangannya akhirnya keluar.

Petugas pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 11.10 WIB. Mereka mengerahkan delapan mobil damkar. Sasaran utamanya adalah titik api di dekat lorong penghubung antara gedung Nusantara III dengan gedung Sekretariat dan Badan Keahlian DPR. Bagian yang terbakar itu tidak jauh dari ruang kerja Pansus Hak Angket KPK. Dengan cepat si jago merah bisa dikendalikan.

Meski tidak menelan kor­ban jiwa, kebakaran itu mengakibatkan tujuh orang dirawat di klinik atau di unit pelayanan kesehatan (yankes) DPR. Kebanyakan mengalami sesak napas karena menghirup asap. Ada juga satu orang yang tertimpa plafon.

Kasubbagyankes DPR Bambang Soleh Zulfikar mengatakan, mereka kebanyakan menghirup asap yang tercampur dengan gas dari APAR. Enam orang tidak terlalu mengkhawatirkan, sedangkan satu orang harus mendapat perawat cukup serius. ”Kepalanya tertimpa plafon, masih dalam perawatan,” ucapnya.(lum/c17/fat)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...

Selasa, 21 November 2017 - 21:00 WIB

Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Presiden Joko Widodo Pun Jadi Marga Siregar

Selasa, 21 November 2017 - 17:44 WIB

Resmi Sandang Marga Siregar, Ini Nama Terbaru Putri Jokowi
Setnov Masih ’’Melawan”

Selasa, 21 November 2017 - 09:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini