Wonderful Indonesia
Warga Keluhkan Elpiji 3 Kg Langka
Rabu, 15 November 2017 - 10:30 WIB > Dibaca 253 kali Print | Komentar
Warga Keluhkan Elpiji 3 Kg Langka
DURI (RIAUPOS.CO) - Warga Duri Kecamatan Mandau dan sekitarnya mengeluhkan ketersediaan elpiji bersubsidi kemasan 3 kilogram. Keluhan tersebut semakin terdengar santer dalam beberapa hari belakangan.

“Memang agak sulit mencari gas 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir. Untunglah tadi masih dapat, harganya mencapai Rp24 ribu per tabung,” ujar Nal, seorang pengelola rumah makan Ampera di Jalan Kayangan, Duri, Selasa (14/11).

Marni (43), seorang ibu rumah tangga, juga mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 kilogram. “Sudah ditanya ke sana-kemari, tak kunjung dapat. Di kedai-kedai besar pun kosong. Salah satu agen gas elpiji pun mengaku stoknya habis. Saya kaget juga. Sebab agen itu mengaku jual gas tiga kilo Rp31 ribu setabung. Akhirnya saya terpaksa pesan gas 12 kilo yang nonsubsidi,” ujar ibu empat anak ini.

Pemilik kedai makanan ayam dan burung di Jalan Alhamra, M Sofi (50) yang juga menyambi jualan elpiji kepada Riau Pos kemarin juga mengakui adanya kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini dalam beberapa hari terakhir.

“Seminggu lewat, ada warga datang ke sini membeli gas. Dia mengaku sudah capek berkeliling mencari. Tapi tak dapat-dapat meski sudah puluhan kedai kecil dan besar dia masuki. Begitulah sulitnya mencari gas tiga kilo sekarang,” kata Sofi.

Bapak enam anak ini kemarin menjual gas 3 kg seharga Rp28 ribu  per tabung. Pasalnya, harga beli dia juga mahal. Makanya terpaksa jual lebih tinggi kepada konsumen.

“Selagi ada gas, konsumen pasti beli walau harganya agak mahal. Karena itu,  kita minta agar pemerintah bisa menjamin ketersediaan gas ini. Kalau mau mencabut subsidi, silakan saja. Yang penting bagi rakyat, gas itu ada walau harganya agak mahal,” pintanya.

Pedagang ayam di Jalan Alhamra pasar Duri Timur, Ansori yang kebetulan membeli gas di tempat Sofi kemarin juga sependapat. “Asal pengecer tak keterlaluan mematok harga jual, lebih mahal sikit tak apa. Yang penting bagi kami gas itu ada dan selalu tersedia. Pemerintah harus bisa menjamin itu,” ucap Ansori.

Pengecer elpiji di Jalan Pertanian menjawab Riau Pos kemarin juga tak menampik kelangkaan gas elpiji tiga kilo dalam beberapa hari terakhir. “Semalam hanya masuk 15 tabung saja. Langsung habislah,” katanya.

Juga beredar isu di lingkungan terbatas bahwa kelangkaan gas elpiji tiga kilo di Duri juga dipicu oleh ulah segelintir pangkalan. Konon mereka sengaja menjual gas tersebut keluar daerah.(sda)

Mereka hanya tergiur untuk mendapat keuntungan lebih besar. Sayangnya tindakan mereka tidak bisa diawasi oleh pihak-pihak berkompeten.

Terkait keluhan konsumen dan isu kelangkaan gas elpiji tiga kilo itu, Riau Pos belum berhasil mengontak Kepala UPTD Perindag Kecamatan Mandau, H Sitinjak. Bebetapa kali dihubungi tak disahut. Pertanyaan lewat pesan singkat pun tak kunjung dia balas.(sda)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Januari, UMK Rp2,6 Juta Rohil Berlaku
Minggu, 19 November 2017 - 14:05 wib
Kabupaten Kuansing
Waspadai Aliran Sesat
Minggu, 19 November 2017 - 13:59 wib
Diana Jeanette
Terkenal Karena Eta Terangkanlah
Minggu, 19 November 2017 - 13:44 wib

Ini Cerita Terbaru Agnez Mo
Minggu, 19 November 2017 - 13:41 wib

Kasus Setnov Inspirasi Bagi Pengembang Game
Minggu, 19 November 2017 - 13:38 wib
Hari Angklung Sedunia
Warga Jabar Gelar Konser Angklung Raksasa di Gedung Sate
Minggu, 19 November 2017 - 13:36 wib
PERISA - YUSMAR YUSUF
Sepihak Versus Gempita
Minggu, 19 November 2017 - 13:32 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Ini Para Pemenang Foam Run Telkomsel

Minggu, 19 November 2017 - 08:28 WIB

Dilepas Gubernur Riau, 2.400 Runner Sukseskan Event Foam Run Telkomsel
Begini Keceriaan Ribuan Peserta Foam Run, Disemprot Pakai Busa Sabun
Puluhan Karyawan Agung Toyota Dapat Penghargaan Emas

Minggu, 19 November 2017 - 02:20 WIB

Agung Toyota Bantu Tujuh Alat Praktik Mesin untuk 7 SMK di Riau
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us