Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
LEBIH RENDAH DARI TUNTUTAN JAKSA
Dihukum 1,5 Tahun, Tapi Hakim Tak Perintahkan Buni Yani Ditahan
Rabu, 15 November 2017 - 02:06 WIB > Dibaca 365 kali Print | Komentar
Dihukum 1,5 Tahun, Tapi Hakim Tak Perintahkan Buni Yani Ditahan
Buni Yani.
BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Setelah sekian lama menjalani masa sidang, akhirnya hakim Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat mengetukkan palu vonis terhadap Buni Yani dengan putusan dinyatakan bersalah dan dihukum 1,5 tahun kurungan penjara. Meskipun dinyatakan bersalah dan ada masa hukuman, namun hakim tidak memerintahkan penahanan terhadap Buni Yani.

Sebelumnya Buni Yani dijerat jaksa atas dugaan perkara ujaran kebencian serta mengedit isi pidato mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu, 27 September 2016. Ada kata yang hilang saat Buni Yani mengunggahnya di akun Facebook miliknya.

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang meminta hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara. "Menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim M Sapto dalam pembacaan putusannya Selasa (14/11/2017).

"Menimbang bahwa selama persidangan terdakwa tidak ditahan, tidak cukup alasan untuk ditahan, maka terdakwa tidak ditahan," imbuh M Saptono. Majelis hakim menilai Buni Yani bersalah atas perbuatannya mengunggah video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, di laman akun Facebook miliknya.

Buni didakwa telah mencantumkan keterangan berupa transkrip video pidato yang dinilai tidak sesuai dengan transkrip yang asli. Ia juga didakwa menghilangkan kata ’pakai’ saat Ahok menyinggung surat Al Maidah dalam pidatonya.(*)

Sumber: JPNN
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIRILIS PASCA-KECELAKAAN
Serunya Game Tiang Listrik, Sesulit KPK Tangkap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
MENUJU USIA 40 TAHUN
BPJS TK Gelar Pasar Murah dan Donor Darah
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
PEMENANG HADIAH CENDERUNG MENOLAK
Uang Sayembara Tangkap Setnov Akhirnya Disumbangkan
Sabtu, 18 November 2017 - 20:45 wib
KKB DIPUKUL MUNDUR
TNI-Polri Banjir Pujian usai Berhasil Bebaskan Sandera di Papua
Sabtu, 18 November 2017 - 20:30 wib
SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KPK
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 20:00 wib
MASIH DALAM PERAWATAN RSCM
Tahun Politik, Setya Novanto Diramalkan Kena Penyakit Berat Ini
Sabtu, 18 November 2017 - 19:00 wib
DUKUNGAN KE JOKOWI TERANCAM BATAL
Kata Pengamat, JK Berpotensi Capres jika Jadi Ketum Golkar
Sabtu, 18 November 2017 - 18:30 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 18:00 wib
BERSIKAP KOOPERATIF DALAM PEMERIKSAAN
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 wib
MINTA KPK TAK BERIKAN IZIN
Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Sabtu, 18 November 2017 - 17:40 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...

Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 WIB

Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Kader Muda Golkar Sebut Setnov Dapat Sanksi Sosial dari Masyarakat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us