Wonderful Indonesia
KPK BERHARAP HADIR
Hari Ini, Setya Novanto Diperiksa sebagai Tersangka Kasus E-KTP
Rabu, 15 November 2017 - 01:16 WIB > Dibaca 443 kali Print | Komentar
Hari Ini, Setya Novanto Diperiksa sebagai Tersangka Kasus E-KTP
Ketua DPR RI, Setya Novanto.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR Setya Novanto akhir-akhir ini jadi sering mendapatkan panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Setelah sebelumnya mangkir dipanggil sebagai saksi tersangka lain, kali ini Novanto kembali dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka atas nama dirinya.

KPK memeriksa Novanto, Rabu (15/11/2017) setelah kembali menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan E-KTP.  "Tadi saya dapat info bahwa Rabu minggu ini SN akan dipanggil sebagai tersangka dalam proses penyidikan yang sudah dilakukan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Surat panggilan tersebut pun sudah dilayangkan KPK kepada Novanto. "Surat panggilan sudah kita sampaikan minggu lalu, tentu pemanggilan secara patut sudah dilakukan," ucapnya.

Dengan adanya surat panggilan yang sudah dilayangkan, Febri berharap supaya kali ini Novanto mengindahkan panggilan penyidik KPK itu. Apalagi, Novanto adalah pimpinan dari wakil rakyat yang perlu memberi contoh baik. Dalam hal ini, mengikuti proses hukum.

"Kita harap yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan memberikan contoh yang baik sebagai pimpinan lembaga negara untuk bisa datang pada proses pemeriksaan di institusi penegak hukum, termasuk KPK," tegas Febri.

Dengan menghadiri pemeriksaan tersebut, menurutnya, Novanto bisa melakukan klarifikasi terhadap dugaan KPK terkait kasus korupsi yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu. "Kalau ada bantahan yang disampaikan, maka akan terbuka kemungkinan proses klarifikasi dan pengajuan bukti-bukti yang sebaliknya, pada proses pemeriksaan," imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan informasi apakah Novanto akan hadir dalam panggilan tersebut. Namun Febri berharap supaya mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu kooperatif.

Sementara itu, ketika disinggung apakah KPK akan melakukan tindakan tegas jika nantinya Novanto kembali tak mengindahkan panggilang penyidik KPK, Febri tak mau berandai-andai. "Saya kira lebih baik kita tunggu dan kita harapkan kehadiran yang bersangkutan karena surat panggilan sudah disampaikan secara patut," kata Febri.(dna/ce1/jpg)

Sumber: Jawapos.com
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Jakarta Diguncang Gempa Kuat
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 wib
BIDAN PTT DAN DOKTER DIANGKAT JADI CPNS
Honorer K2: Sakitnya Tuh di Sini Pak Menteri...
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 wib

Rusak Warnet, Warga Tenayan Raya Ditahan
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:50 wib
PAKAI TREN LAMA
Pasha Ungu, Penampilanmu...
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:43 wib

Usulkan Ongkos Haji Rp35 Juta
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:33 wib
Sidang Pelanggaran Administrasi
KPU dan Panwaslu Pekanbaru Dihadirkan
Selasa, 23 Januari 2018 - 12:29 wib

Polsek Limapuluh Tingkatkan Patroli Antisipasi Begal
Selasa, 23 Januari 2018 - 12:23 wib

Rekrutmen CPNS Maksimal 200 Ribu
Selasa, 23 Januari 2018 - 11:42 wib
Kasus Penggelapan
Divonis Bersalah, Syahrani dan Ridwan Masih Berkeliaran
Selasa, 23 Januari 2018 - 11:36 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Honorer K2: Sakitnya Tuh di Sini Pak Menteri...

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 WIB

Jakarta Diguncang Gempa Kuat

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 WIB

Pasha Ungu, Penampilanmu...

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:43 WIB

Usulkan Ongkos Haji Rp35 Juta

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:33 WIB

Jam Setya Novanto Seharga Rp1,68 M Pernah Rusak

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:06 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us