Wonderful Indonesia
Banjir, Wako Salahkan Warga
Selasa, 14 November 2017 - 10:47 WIB > Dibaca 457 kali Print | Komentar
Banjir, Wako Salahkan Warga
CF1/MIRSHAL/RIAU POS PERBAIKAN TURAP: Beberapa pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum Pekanbaru memperbaiki turap di Jalan Jenderal Sudirman, Senin (13/11/2017).
KOTA (RIAUPOS.CO) - Beberapa hari terakhir, hujan deras kerap mengguyur Kota Bertuah Pekanbaru. Karena buruknya sistem drainase, banyak wilayah yang digenangi air cukup dalam. Umumnya adalah ruas jalan.

Wali Kota Pekanbaru H Firdaus sendiri tak menampik bila sejumlah wi­layah kota digenangi air. Ini, kata dia, akibat curah hujan yang cukup tinggi di Pekanbaru.

“Curah hujan tinggi belakangan ini,” ujarnya, Senin (13/11).

Soal genangan air di beber

apa wilayah, orang nomor satu Kota Pekanbaru ini menjelaskan, bahwa hal itu terjadi karena kesalahan masyarakat sendiri. Ia pun meminta masyarakat untuk mau menjaga kebersihan lingkungan.

“Genangan di permukiman terjadi karena salah masyarakat itu sendiri. Kami imbau kepada masyarakat untuk mau menjaga lingkungan. Fungsikan drainase. Jangan drainase mati karena sampah. Saat ini kami juga men-stanby-kan alat berat berupa ekskavator untuk melakukan normalisasi drainase di lingkungan yang tidak bisa dikerjakan oleh tenaga manusia secara gontong royong,” jelas Wali Kota Pekanbaru yang dikenal dengan sebutan Sang Visioner itu.

Saat ditanya apa yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru untuk mengatasi persoalan ini, Wako tak memberikan jawaban pasti. Ia hanya mengatakan perlu melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota untuk membangun drainase yang tersistem.

“Masalah drainase selalu saya katakan, ini tentunya yang pertama. Kota ini sedang tumbuh, terutama di daerah dataran. Perubahan elevasi membuat daerah yang menjadi tempat penyerapan air berkurang. Kemudian drainase kita belum tersistem,” sebutnya.

Dan sistem drainase itu dibagi menjadi tiga. Yakni drainase maindrain, kolektor dan tersier. Drainase utama (maindran) merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sedangkan drainase kolektor kewenangan Pemerinta Provinsi (Pemprov) Riau, dan drainase tersier barulah kewenangan Pemko Pekanbaru.

“Kalau drainase utama dan kolektor tidak terjaga dengan baik, sebaik apa pun drainase dalam lingkungan (tersier, red) tidak akan bisa. Maka mesti harus satu sistem. Kami juga berterima kasih kepada pemprov yang telah membangun beberapa drainase maindrain di setiap wilayah. Tapi itu belum cukup. Termasuk juga yang dibangun pemerintah pusat, baik melalui program Kotaku dan SDA untuk membangun drainase,” kata Wako.(*3)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW
Minggu, 20 Januari 2018 - 13:15 wib
POLITIK
KPU Pekanbaru dan Rohul Disidangkan Pekan Depan
Minggu, 20 Januari 2018 - 12:12 wib

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau
Minggu, 20 Januari 2018 - 11:24 wib
Agnez Mo
Tak Ada Masalah dengan Anggun
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:50 wib

’’Dari Awal Sudah Begitu’’
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:23 wib

Bupati Hibahkan Tanah Pembangunan Rutan
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:08 wib

Datsun Cross Tampil dengan Gaya Baru
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:06 wib
KAB ROKAN HULU
Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:04 wib

Tersangka Pembakar Istana Siak Jalani Tes Kejiwaan
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:03 wib

Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Minggu, 20 Januari 2018 - 09:58 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Lagi, 40 Ton Sampah TPS Ilegal Dibersihkan

Selasa, 09 Januari 2018 - 11:25 WIB

Dua Bank Sampah jadi Binaan DLHK

Selasa, 09 Januari 2018 - 10:55 WIB

Sampah Pasar Pagi Arengka Meluber ke Jalur Lambat

Senin, 08 Januari 2018 - 10:01 WIB

Pot Asal Copot

Senin, 08 Januari 2018 - 09:57 WIB

Menteri Siti Bicara Tentang Kritik Presiden dan Pilkada

Minggu, 07 Januari 2018 - 15:17 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini