Wonderful Indonesia
Kabupaten Indragiri Hilir
Lingkungan Keluarga Bentuk Hidup Sehat
Selasa, 14 November 2017 - 10:48 WIB > Dibaca 352 kali Print | Komentar
Lingkungan Keluarga Bentuk Hidup Sehat
Advertorial Indragiri Hilir
(RIAUPOS.CO) - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka perkemahan Bakti Saka Bakti Husada di Bumi Perkemahan Sungai Sirih, Tembilahan Hulu, Senin (13/11).

Saat itu Bupati Inhil HM Wardan membacakan sambutan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) yang disejalankan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 tahun 2017.

Di mana setiap 12 November dijadikan momentum untuk menggaungkan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) bagi semua komponen bangsa di seluruh Indonesia. Artinya, masyarakat harus berperilaku hidup sehat untuk mencegah penyakit.

Tema HKN ke-53 tahun ini sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang menekankan pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan.

‘’Karena lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat,” kata bupati.

Oleh karena itu, upaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat, harus dimulai dari lingkungan yang paling kecil, yakni keluarga. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat.

Masyarakat menjadi inti pembangunan kesehatan sesuai dengan UU Kesehatan Nomor 36/2009, sehingga guna mendukung program tersebut Pemerintah Republik Indonesia kembali menelurkan payung hukum baru.

Dalam hal ini Kemenkes telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permenkes) Nomor 39/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

‘’PIS-PK pada dasarnya merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan baik upaya kesehatan perorangan (UKP) maupun upaya kesehatan masyarakat (UKM) secara berkesinambunganyang berfokus pada data dan informasi dari profil kesehatan keluarga,” paparnya.

Sebuah kenyataan bahwa kesehatan merupakan hal yang utama dan mendasar. Dan keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan dukungan lintas sektor terkait. Sehingga terbit pula Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2017 tentang Germas pada 27 Februari 2017.

Selain untuk menurunkan penyakit, germas yang diprakarsai oleh presiden RI ini bertujuan untuk menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk sekaligus menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan.

“Melalui germas, diharapkan agar kerja sama antar sektor dan lintas program menjadi katalisator bagi masyarakat untuk mampu berperilaku hidup sehat,” tegas bupati.

Pada akhirnya hal tersebut di atas dapat membentuk sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berpondasi bangsa Indonesia yang kuat. Menerapkan pola hidup yang sehat merupakan salah satu wujud dari revolusi mental.

‘’Germas mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat. Menjadi mau melakukan langkah kecil perubahan pola hidup ke arah yang lebih sehat” kata bupati, membacakan sambutan Menkes RI.

Sebagai mana diketahui, germas mengangkat beberapa aktivitas. Antara lain, melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah. Tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol. Memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban.

Pada tahap awal implementasinya, germas secara nasional baru berfokus pada tiga kegiatan. Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari.  Mengonsumsi buah dan sayur dan memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit.

‘’Alasannya, tiga kegiatan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga serta dapat dilakukan mulai saat ini. Sebab, tidak membutuhkan biaya yang besar,” imbuh bupati.(adv/a)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIRILIS PASCA-KECELAKAAN
Serunya Game Tiang Listrik, Sesulit KPK Tangkap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
MENUJU USIA 40 TAHUN
BPJS TK Gelar Pasar Murah dan Donor Darah
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
PEMENANG HADIAH CENDERUNG MENOLAK
Uang Sayembara Tangkap Setnov Akhirnya Disumbangkan
Sabtu, 18 November 2017 - 20:45 wib
KKB DIPUKUL MUNDUR
TNI-Polri Banjir Pujian usai Berhasil Bebaskan Sandera di Papua
Sabtu, 18 November 2017 - 20:30 wib
SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KPK
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 20:00 wib
MASIH DALAM PERAWATAN RSCM
Tahun Politik, Setya Novanto Diramalkan Kena Penyakit Berat Ini
Sabtu, 18 November 2017 - 19:00 wib
DUKUNGAN KE JOKOWI TERANCAM BATAL
Kata Pengamat, JK Berpotensi Capres jika Jadi Ketum Golkar
Sabtu, 18 November 2017 - 18:30 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 18:00 wib
BERSIKAP KOOPERATIF DALAM PEMERIKSAAN
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 wib
MINTA KPK TAK BERIKAN IZIN
Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Sabtu, 18 November 2017 - 17:40 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Atlet Porprov Berprestasi Terima Bonus

Sabtu, 18 November 2017 - 10:51 WIB

Bupati Buka Perkemahan Karya Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 November 2017 - 10:43 WIB

Program Pembangunan Harus Tuntas

Jumat, 17 November 2017 - 11:07 WIB

Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan

Jumat, 17 November 2017 - 10:45 WIB

Tanam Ganja di Pot, Warga Tembilahan Ditangkap

Jumat, 17 November 2017 - 10:38 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us