Wonderful Indonesia
KPK PUNYA KEWENANGAN PANGGIL PEJABAT
Alasan Novanto Mangkir Mengada-ada
Selasa, 14 November 2017 - 01:36 WIB > Dibaca 534 kali Print | Komentar
Alasan Novanto Mangkir Mengada-ada
Wakil Ketua KPK, Laode Syarif.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Alasan pihak Setya Novanto yang menyebutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus memiliki izin dari presiden untuk memanggilnya dinilai mengada-ada.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif malah menuding Ketua DPR itu sengaja mencari-cari alasan untuk menghindari panggilan pemeriksaan terkait kasus e-KTP. Sebab, tersangka korupsi e-KTP itu hanya mau memenuhi panggilan KPK jika lembaga antirasuah tersebut mengantongi izin pemeriksaan dari presiden.

ÔÇťAlasan itu (izin dari presiden, red) alasan mengada-ada," ujar Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11/2017). Karena itu, Syarif mempertanyakan alasan Novanto mangkir dari panggilan KPK. Laode menegaskan, KPK tidak memerlukan izin presiden untuk memanggil pejabat negara termasuk ketua DPR sekalipun.

"Tidak sama sekali kok, tidak harus izin. Baca saja aturannya, kan itu juga sudah ada putusan MK tidak mewajibkan adanya izin dari presiden," kata Syarief.

Hari Senin KPK sedianya memeriksa Novanto sebagai saksi bagi Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo (ASS) yang menjadi tersangka kasus korupsi proyek e-KTP. Namun, ketua umum Golkar itu tak memenuhi panggilan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Novanto sudah mengirim surat perihal ketidakhadirannya memenuhi panggilan pemeriksaan. "Pagi ini, KPK menerima surat terkait dengan ketidakhadiran Setya Novanto sebagai saksi untuk tersangka ASS," ujar Febri.

Menurut Febri, alasan ketidakhadiran Novanto adalah keharusan bagi KPK untuk mengantongi izin presiden sebelum memeriksa anggota DPR. "Alasan yang digunakan adalah terkait izin presiden," sebutnya.(dna/jpg)

Sumber: Jawapos.com
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Di Jepang Ada Hutan Tempat Favorit Bunuh Diri
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:09 wib
TURUT DITANGGAPI PEMERINTAHAN PRESIDEN TURKI
Foto yang Sangat Menyentuh Hati Ini Jadi Viral di Media Sosial
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:02 wib
TURUT BERDUKA
Kader Gerindra Jadi Korban Brimob Koboi, Ini Pernyataan Tegas PDI P
Selasa, 22 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT DUKUNGAN FRAKSI DI DPR
Bela Zulkifli Hasan soal LGBT, Begini Tanggapan PAN
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:45 wib
MENAG TANGGAPI KETUA MPR
Percayalah, LGBT Tidak Didukung Satu pun Fraksi di DPR, Ini Alasannya
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:30 wib
RAPAT MENAG DENGAN DPR
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:20 wib
KEPENGURUSAN BARU
Selalu Update Soal Golkar, Novanto Sambut Baik Pengganti Idrus
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:15 wib
TAK GUBRIS UNDANGAN BAWASLU
Terancam Distop, Begini Perkembangan Kasus Mahar Politik La Nyalla
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:10 wib
MASIH MENJADI POLEMIK
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:05 wib
JADI SOROTAN DI MEDSOS
Warganet Nyiyir Pasha Tampil Beda, PAN: Dia kan Seniman
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM

Senin, 22 Januari 2018 - 20:05 WIB

Satu Pulau di Indonesia Dijual di Situs Jual-Beli Pulau Internasional
Ada Fraksi Dukung LGBT? Begini Bantahan Ketua DPR

Senin, 22 Januari 2018 - 16:10 WIB

Harus Tegas dan Terbuka Pembahasan Pasal Perzinahan dan LGBT
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us