Wonderful Indonesia
TEMUI KPAI SOAL KONTEN PORNOGRAFI
WhatsApp Boleh Berbisnis Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
Selasa, 14 November 2017 - 00:59 WIB > Dibaca 290 kali Print | Komentar
WhatsApp Boleh Berbisnis Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
Ilustrasi.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - WhatsApp yang diwakili oleh Facebook akhirnya sudah menemui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Sejatinya yang datang adalah pihak WhatsApp, namun karena perusahaan itu belum punya perwakilan di Indonesia, kedatangan diwakilkan oleh Facebook sebagai pemilik WhatsApp. Kedatangan Whatsapp ke KPAI terkait konten pornografi di aplikasi yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.

"Pihak WhatsApp dalam hal ini diwakili Facebook sudah memberikan klarifikasi. Hari ini kami sudah diskusi banyak terkait klarifikasi sebaran konten pornografi di WhatsApp," ujar Ketua KPAI Susanto, Senin (13/11/2017).

Pihak WhatsApp beralasan, muatan tersebut adalah produk vendor. Susanto menegaskan apapun alasannya, kerja sama dengan vendor harus diperketat. Hal itu sejalan dengan ikhtiar meningkatkan layanan publik anak Indonesia.

"Kami juga akan bersurat ke manajemen pimpinan WhatsApp. Karena akan ada 85 juta anak di Indonesia terpapar konten pornografi," jelasnya. Susanto menegaskan dengan cara itu menjadi salah satu cara perlindungan maksimal bagi anak karena pengaruh media sosial yang luar biasa cepat. Saat ditanya apakah akan ada ancaman jalam ranah pidana jika kesepakatan dan komitmen tak dipatuhi, Susanto mengaku langkah itu masih dikaji.

"Masih dipikirkan ke depannya (pidana). Intinya silakan berbisnis di kami. Tapi wajib ikuti aturan di Indonesia. Tak boleh konren pornografi disebarkan langsung ataupun tak langsung," kata Susanto.

Komisioner KPAI Margaret Aliyatul Maimunah menyebutkan isi kesepakatan antara KPAI dan WhatsApp. Di antaranya pihak WhatsApp bersepakat mencegah konten pornografi. "Kami bersepakat agar WhatsApp dan Facebook beri layanan aman dan nyaman bagi perlindungan anak Indonesia. Kami juga sepakat cegah konten pornografi," tegas Margaret.

Pihak KPAI juga mendorong media sosial untuk membuat perwakilan dan membuka kantor di Indonesa. Sebab hal itu menimbulkan kendala untuk berkoordinasi dan mengawasi berbagai konten serta menjalin komunikasi dengan pihak media sosial.

"Kami sepakat agar memperketat kerja sama dengan vendor dalam penyediaan produk. Dan sayangnya belum ada manajemen khusus WhatsApp, Instagram pun belum punya. Sebab kami berupaya mencegah konten pornografi dan meningkatkan fungsi media sosial ke arah edukasi," kata Margaret.

Sementara itu pihak perwakilan WhatsApp enggan berkomentar terkait kesepakatan tersebut. Mereka berjanji mematuhi aturan dan setuju dengan KPAI.(ika/jpg)

Sumber: Jawapos.com
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Investasi Aman, Tidur Pun Nyenyak dan Nyaman

Selasa, 21 November 2017 - 18:39 WIB

DPR Segera Panggil Menteri Rini karena Holding BUMN Cacat Hukum
Ini Dia, Aplikasi Terbaik Telkomsel The NexDev 2017

Selasa, 21 November 2017 - 17:54 WIB

Maksimalkan Zonasi Baru Car Free Day

Selasa, 21 November 2017 - 10:25 WIB

Tembakkan Aku Dong, Bang...

Selasa, 21 November 2017 - 09:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini