Wonderful Indonesia
INI KATA WAKIL MENTERI ESDM
Listrik 1.300, 2.200 dan 3.300 Bakal Dihapus, Masyarakat Untung?
Selasa, 14 November 2017 - 00:17 WIB > Dibaca 1221 kali Print | Komentar
Listrik 1.300, 2.200 dan 3.300 Bakal Dihapus, Masyarakat Untung?
Ilustrasi.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rencana PT PLN (Persero) untuk menghapus golongan pelanggan listrik 1.300, 2.200 dan 3.300 VA nonsubsidi hingga saat ini masih jalan terus. Rencana itu terus dipersiapkan bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Atas kebijakan ini, pemerintah justru menyebutkan akan menguntungkan bagi masyarakat. Lantas, apa manfaatnya? Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan kebijakan itu dilakukan dalam rangka memberi kemudahan kepada masyarakat. Terutama, dalam penggunaan alat elektronik secara bersamaan yang membutuhkan kapasitas besar.

"Ini sederhana sekali, (daya) 1.300 VA misalnya. Pasang kulkas, AC, dan setrika mati enggak (listriknya)? Kemungkinan mati. Nah, ini yang akan kita naikkan dayanya,’’ terang Arcandra.

Lebih lanjut dia menjelaskan, meski dayanya naik menjadi 4.400 VA, tarif listrik diusahakan sama. Untuk informasi, saat ini tarif listrik 1.300 VA adalah Rp1.467 per kWh. ’’Jadi ada penyederhanaan golongan dengan harapan tarifnya sama," ujarnya di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Sementara itu, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng menyebut, penambahan daya listrik berguna untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Misalnya, bagi mereka yang mempunyai usaha dan membutuhkan daya besar. Secara tidak langsung akan terbantu dengan kebijakan tersebut.

"Apalagi sekarang era internet of things, bisa bisnis dari rumah. Artinya, orang di rumah itu yang tadinya bisa masak kue, bisa langsung dipasarkan. Untuk meningkatkan yang seperti itu sebenarnya," tandas Andy.

Saat ini, pemerintah terus mematangkan rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik tersebut. Untuk pelanggan yang sudah memasang daya tinggi seperti 4.400 VA sampai 12.600 VA, nanti dijadikan 13.000 VA. Sedangkan pelanggan daya di atas itu, akan di-loss stroom.

Bagaimana dengan golongan subsidi 450 VA yang memiliki pelanggan 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA sebanyak 6,5 juta rumah tangga? Pemerintah memastikan tidak ada perubahan sama sekali.(cr4/jpg)

Sumber: Jawapos.com
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Di Jepang Ada Hutan Tempat Favorit Bunuh Diri
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:09 wib
TURUT DITANGGAPI PEMERINTAHAN PRESIDEN TURKI
Foto yang Sangat Menyentuh Hati Ini Jadi Viral di Media Sosial
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:02 wib
TURUT BERDUKA
Kader Gerindra Jadi Korban Brimob Koboi, Ini Pernyataan Tegas PDI P
Selasa, 22 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT DUKUNGAN FRAKSI DI DPR
Bela Zulkifli Hasan soal LGBT, Begini Tanggapan PAN
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:45 wib
MENAG TANGGAPI KETUA MPR
Percayalah, LGBT Tidak Didukung Satu pun Fraksi di DPR, Ini Alasannya
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:30 wib
RAPAT MENAG DENGAN DPR
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:20 wib
KEPENGURUSAN BARU
Selalu Update Soal Golkar, Novanto Sambut Baik Pengganti Idrus
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:15 wib
TAK GUBRIS UNDANGAN BAWASLU
Terancam Distop, Begini Perkembangan Kasus Mahar Politik La Nyalla
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:10 wib
MASIH MENJADI POLEMIK
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:05 wib
JADI SOROTAN DI MEDSOS
Warganet Nyiyir Pasha Tampil Beda, PAN: Dia kan Seniman
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Simak! Ini Tanggapan KKP soal Penjualan Pulau Asli Indonesia
Hanya untuk Perusahaan, Begini Aturan Mainan Impor Menurut DPR
Boleh Tanpa SNI, Begini Aturan Baru soal Polemik Mainan Luar Negeri
Daihatsu Raih Penjualan Terbanyak Kedua Retail Sales Se-Indonesia
Ini Pemenang Hadiah BMW dari Pesta Blanja Poin Telkomsel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us