Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
REKAMAN PEMBICARAAN DIPUTAR ULANG
Terungkap di Persidangan, Setnov Dapat Jatah Rp60 M dari Marliem
Senin, 13 November 2017 - 21:00 WIB > Dibaca 517 kali Print | Komentar
Terungkap di Persidangan, Setnov Dapat Jatah Rp60 M dari Marliem
Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Senin (13/11/2017), rekaman pembicaraan Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem di persidangan terhadap Andi Agustinus alias Andi Narogong diputar ulang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Berdasarkan rekaman yang diputar oleh jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu diketahui terdapat pembagian jatah uang dari proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Adapun suara Marliem saat berbicara dengan Sugiharto selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terdengar dalam rekaman itu.

Sugiharto bersama Marliem membicarakan soal pembayaran jatah uang untuk Setya Novanto selaku ketua Fraksi Partai Golkar DPR periode 2009-2014. Kala itu, Marliem diminta untuk membayarkan uang ke Novanto yang menjadi orang kuat di balik Andi Narogong.

"Bosnya Andi ya SN, Setya Novanto. Jatah untuk Setya Novanto," kata Sugiharto dalam rekaman itu.

Lantas, Sugiharto meminta Marliem menyediakan uang Rp100 miliar untuk Novanto. Akan tetapi, Marliem mengaku hanya punya uang Rp60 miliar saat itu. Jaksa pun mengonfirmasi suara di dalam rekaman itu ke Sugiharto yang dihadirkan sebagai saksi pada persidangan Andi Narogong.

Sugiharto pun mengakui bahwa suara dalam rekaman itu memang pembicaraannya dengan Johannes.

“Iya benar. Itu pembicaraan di ruang kerja saya," katanya di hadapan majelis hakim.

Sebelumnya, dalam surat dakwaan atas Andi Narogong disebutkan bahwa Novanto mendapat jatah Rp574,2 miliar. Jatah itu sebagai imbalan karena Novanto selaku ketua Fraksi Partai Golkar DPR 2009-2014 membantu meloloskan proyek e-KTP.(elf/ce1)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK

Selasa, 21 November 2017 - 19:42 WIB

Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?

Selasa, 21 November 2017 - 19:36 WIB

Ini Saran ICW untuk Golkar Terkait Calon Pengganti Setnov

Selasa, 21 November 2017 - 19:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini