Wonderful Indonesia
TINDAK LANJUT PUTUSAN MK
Pencantuman Penghayat Kepercayaan di KTP Gunakan Dua Simulasi Ini
Senin, 13 November 2017 - 19:40 WIB > Dibaca 514 kali Print | Komentar
Pencantuman Penghayat Kepercayaan di KTP Gunakan Dua Simulasi Ini
Ilustrasi. (JPG)
BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Simulasi pencantuman aliran kepercayaan dalam kolom agama pada KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) saat ini sedang disiapkan pemerintah.

Itu sebagai tindak lanjut pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi Pasal 61 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 UU Administrasi Kependudukan. Menurut Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrullah, pemerintah melalui Kemendagri, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menggodok formula pengisian atau pencantuman kolom agama pascaputusan MK itu.

Termasuk, mempertimbangkan simulasi format pengisian kolom agama atau kepercayaan sebagaimana saran MK.

"Saran MK hanya mencatatkan yang bersangkutan adalah penghayat kepercayaan. Tanpa memerinci kepercayaan yang dianut dalam KK atau KTP," ujarnya dalam diskusi bersama wartawan di Bandung, Jawa Barat, Ahad (12/11/2017).

Zudan menyatakan, MK memperbolehkan untuk merinci nama organisasi penghayat kepercayaan dalam e-KTP dan KK. Akan tetapi, hal itu masih akan dikaji lebih jauh mengingat terdapat 187 organisasi aliran penghayat kepercayaan yang tercatat di Indonesia.

"Sepanjang tidak ada keributan karena organisasinya banyak sekali. Itu saran MK," sebutnya.

Dipaparkannya, ada dua kemungkinan format pencantuman aliran kepercayaan yang telah disimulasi. Pertama, pencantuman agama atau kepercayaan langsung ditulis nama agama (enam agama yang diakui di Indonesia).

Atau, pencantuman agama atau kepercayaan yang hanya ditulis Penghayat Kepercayaan. Kemudian, pencantuman agama atau kepercayaan yang ditulis Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:31 wib
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:30 wib
ALAMAK
Pengemis Buta “Sembuh” Saat Dikejar Satpol PP
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:29 wib

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Aiptu Samsul Huda
Polisi Tewas Ditusuk, Potensial Aksi Teror
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:16 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Umrah Tidak Ada Waiting List

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:57 WIB

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW

Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:15 WIB

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:24 WIB

Matangkan Kerja Sama Tol Pekanbaru-Padang

Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:17 WIB

Siap-siap! Habib Rizieq Akan Pulang ke Indonesia

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:05 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us