Wonderful Indonesia
BELUM DIAKUI SEBAGAI AGAMA TERSENDIRI
Tidak Tercantum di KTP, Ahmadiyah Bukan Penghayat Kepercayaan
Senin, 13 November 2017 - 17:50 WIB > Dibaca 1436 kali Print | Komentar
Tidak Tercantum di KTP, Ahmadiyah Bukan Penghayat Kepercayaan
Ilustrasi. (JPG)
BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menyatakan bahwa Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) bukan bagian dari penghayat kepercayaan.

Oleh sebab itu, pengikut kelompok tersebut tidak bisa mencantumkan identitas keyakinan mereka pada kartu tanda penduduk (KTP) maupun kartu keluarga. Adapun JAI tidak sama dengan masyarakat penganut kepercayaan sebagaimana sebelumnya telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Üntuk Ahmadiyah ini tidak masuk dalam penghayat kepercayaan. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), penghayat kepercayaan itu satu yang terbagi dalam 187 organisasi. Di situ tidak ada Ahmadiyah," katanya di Bandung, Senin (13/11/2017).

Di samping bukan bagian dari penghayat kepercayaan, dia menyebut bahwa Ahmadiyah pun belum berdiri sebagai agama tersendiri. Saat ini, di Indonesia, hanya ada enam agama yang diakui oleh pemerintah, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

"Jadi, selain bukan bagian dari penghayat kepercayaan, Ahmadiyah juga bukan bagian dari agama (berdiri sendiri sebagai agama, red)," tuturnya.

Kendati begitu, dia menyatakan bahwa pengikut Ahmadiyah tetap berhak memiliki KTP. Kewenangan Kemendagri memberikan hak itu kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau telah menikah.

Akan tetapi, soal pengaturan keyakinan masyarakat, kewenangannya tidak berada di Kemendagri. Sementara itu, ketika ditanya apakah ada kemungkinan kolom agama pada KTP dihapuskan, dia mengatakan untuk saat ini kolom agama penting untuk pelayanan publik. Misalnya, untuk pernikahan, perceraian, mengurus pemakaman dan lain sebagainya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mesranya Foto Perpisahan Khofifah dan Susi Pudjiastuti dari Kabinet Kerja
Campak Renggut Nyawa 61 Anak, Komitmen Jokowi Dipertanyakan
Psikolog: Kejujuran Vero Dibutuhkan dalam Mediasi Sidang Cerai Ahok
Fokus Tuntaskan Pembelian Sukhoi

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:55 WIB

Jokowi Izinkan Airlangga Rangkap Jabatan

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini