Wonderful Indonesia
KAB KEPULAUAN MERANTI
Plafon Pasar Modern Runtuh Pedagang dan Pembeli Berhamburan
Senin, 13 November 2017 - 08:54 WIB > Dibaca 382 kali Print | Komentar
Plafon Pasar Modern Runtuh Pedagang dan Pembeli Berhamburan
AHMAD YULIAR/RIAU POS RUNTUH: Plafon gedung C Pasar Modern di Jalan Tanjung Harapan Selatpanjang runtuh, Ahad (12/11/2017) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Selatpanjang(RIAUPOS.CO) - Aktivitas jual beli di Pasar Modern yang berada di Jalan Tanjung Harapan Selatpanjang masih seperti biasa dan berjalan lancar. Namun, pada Ahad (12/11) sekitar pukul 06.05 WIB, tiba-tiba plafon yang berada di blok C runtuh.

Hal itu mengejutkan seluruh pedagang dan pembeli. Walaupun tidak memakan korban jiwa, namun plafon yang terbuat dari gipsum tersebut mengenai dagangan. Plafon yang runtuh cukup besar. Dengan runtuhnya plafon tersebut menyisakan lobang di langit-langit pasar blok C tersebut.

Dari pantauan di lapangan, kondisi itu terjadi bukan saja akibat pengaruh air hujan yang merembes dari atap, melainkan akibat pengerjaan proyek yang asal jadi. Kenyataan itu dapat dilihat dari kondisi besi yang digunakan sangatlah tipis, lunak, dan jarang, sehingga berpengaruh pada ketahan plafon yang terbuat dari gipsum.

Salah satu pembeli yang sedang berbelanja, Alim mengaku terkejut saat mendengar suara plafon terjatuh. Dengan berdesakan dengan pedagang lain, dia langsung berlari ke luar gedung tersebut.

“Kami langsung lari. Semua yang ada di dalam gedung terkejut dan berlarian,” ujarnya.

Plafon di blok C tersebut sudah runtuh setidaknya sebanyak tiga kali. Hingga kini belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Bahkan para pedagang di sana dihantui kecemasan setiap harinya. Mereka khawatir akan menjadi korban runtuhnya plafon tersebut.

“Kita hanya bisa berharap segera diperbaiki. Ini menyangkut masalah nyawa pedagang dan pembeli,” sebut Sahrun, salah seorang pedagang ikan asin yang menempati blok C

Sejak peristiwa itu terjadi, kata Sahrun, mereka merasa sangat tidak nyaman untuk berjualan. Kekhawatiran selalu saja dirasakan karena takut kejadian sama akan terulang kembali.

Pernyataan Sahrun bukan tanpa alasan. Bahkan sebelum pasar tersebut ditempati, kejadian runtuhnya plafon sudah sangat sering terjadi.

Hal senada juga disampaikan Anto, pedagang sayur yang dijumpai di pasar tersebut. Keduanya berharap seluruh plafon yang terpasang di blok C sebaiknya dibongkar guna menghindari terjadinya ambruk susulan akibat kurang bagusnya pengerjaan oleh rekanan. “Plafon pasar rubuh ya. Belum ada laporan dari Kabid ke saya. Coba langsung ke Kabid saja,” kata Ramdan bernada abai.(mng)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib

Proyek Jalan Layang-Jembatan Dihentikan Sementara
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:40 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau

Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib

Rp57,15 M Dana PSR Masuk ke Rekening Petani
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:50 wib

Hanya Ingin Miliki Handphone, ABG Nekat Membunuh
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:44 wib
BNPB Belum Penuhi Peminjaman Helikopter

BNPB Belum Penuhi Peminjaman Helikopter
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:42 wib

Pelalawan Krisis Air Bersih
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:42 wib

UAS: Di Balik Gelar Itu Ada Pembelaan
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:26 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Resleting Celana Terbuka

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 WIB

Ahmad Terkejut Plafon Rumah Terjatuh

Selasa, 20 Februari 2018 - 11:20 WIB

Niat Melerai Malah Dipukul

Senin, 19 Februari 2018 - 09:46 WIB

Balapan, Motor Habis Bensin

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:33 WIB

Papan Bunga Pelakor

Sabtu, 17 Februari 2018 - 12:56 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us