Wonderful Indonesia
ALASAN TIDAK KORPORATIF
Mahfud: KPK Bisa Tahan Setya Novanto
Senin, 13 November 2017 - 00:03 WIB > Dibaca 678 kali Print | Komentar
Mahfud: KPK Bisa Tahan Setya Novanto
Ketua DPR RI Setya Novanto.
JAKARATA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi bisa saja menahan Setya Novanto setelah kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan E-KTP.

Pakar hukum Mahfud MD mengatakan, ada alasan pertimbangan yang bisa dilakukan KPK untuk menahan pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Itu terserah KPK. Memang tidak harus, tapi semestinya perlu,” kata Mahfud.

Alasan pertimbangan yang dimaksud Mahfud adalah jika Novanto dikhawatirkan menghilangkan barang bukti, tidak kooperatif atau mengulangi perbuatannya. "Jadi bisa ditahan,” katanya. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menambahkan, dari tiga alasan yang ia kemukakan itu, dua alasan menjadi alasan paling tepat untuk melakukan penahanan kepada Novanto.

“Potensi menghilangkan barang bukti dan tidak kooperatif itu,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK resmi menyatakan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP untuk kali kedua usai melakukan penyelidikan baru terkait kasus tersebut.

“Setelah proses penyelidikan, terdapat bukti permulaan yang cukup, usai dilakukan gelar perkara pada akhir Oktober,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Jumat (10/11) kemarin.

Hasilnya, KPK kemudian kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dengan menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).(ruh)

Sumber: Pojoksatu
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Di Jepang Ada Hutan Tempat Favorit Bunuh Diri
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:09 wib
TURUT DITANGGAPI PEMERINTAHAN PRESIDEN TURKI
Foto yang Sangat Menyentuh Hati Ini Jadi Viral di Media Sosial
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:02 wib
TURUT BERDUKA
Kader Gerindra Jadi Korban Brimob Koboi, Ini Pernyataan Tegas PDI P
Selasa, 22 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT DUKUNGAN FRAKSI DI DPR
Bela Zulkifli Hasan soal LGBT, Begini Tanggapan PAN
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:45 wib
MENAG TANGGAPI KETUA MPR
Percayalah, LGBT Tidak Didukung Satu pun Fraksi di DPR, Ini Alasannya
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:30 wib
RAPAT MENAG DENGAN DPR
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:20 wib
KEPENGURUSAN BARU
Selalu Update Soal Golkar, Novanto Sambut Baik Pengganti Idrus
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:15 wib
TAK GUBRIS UNDANGAN BAWASLU
Terancam Distop, Begini Perkembangan Kasus Mahar Politik La Nyalla
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:10 wib
MASIH MENJADI POLEMIK
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:05 wib
JADI SOROTAN DI MEDSOS
Warganet Nyiyir Pasha Tampil Beda, PAN: Dia kan Seniman
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM

Senin, 22 Januari 2018 - 20:05 WIB

Satu Pulau di Indonesia Dijual di Situs Jual-Beli Pulau Internasional
Ada Fraksi Dukung LGBT? Begini Bantahan Ketua DPR

Senin, 22 Januari 2018 - 16:10 WIB

Harus Tegas dan Terbuka Pembahasan Pasal Perzinahan dan LGBT
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us