Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
HASIL KAJIAN KPK
Breaking News! Setya Novanto Kembali Jadi Tersangka Korupsi e-KTP
Jumat, 10 November 2017 - 20:10 WIB > Dibaca 609 kali Print | Komentar
Breaking News! Setya Novanto Kembali Jadi Tersangka Korupsi e-KTP
Ketua DPR Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Itu setelah dia selaku anggota DPR periode 2009-2014, bersama-sama Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman (Dirjen Dukcapil) dan Sugiharto (pejabat di lingkup Kementerian Dalam Negeri), diduga melakukan tindak pidana korupsi.

"Sehingga terjadi potensi kerugian negara sejumlah Rp2,3 triliun, dari total nilai paket pengadaan Rp5,9 triliun dalam pengadaan paket KTP elektronik 2011-2012 di Kemendagri," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat sore (10/11/2017).

"KPK menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) 31 Oktober atas nama Setya Novanto, anggota DPR RI," imbuhnya.

Novanto disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999, tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Menurut Saut, penetapan tersangka itu melalui kajian yang matang.

Hal itu dilakukan dengan mempelajari secara seksama putusan praperadilan Novanto pada Jumat 29 September 2017, serta aturan hukum terkait.

"Penyelidikan baru pun dimulai pada 5 Oktober 2017. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan baik dari unsur anggota DPR, swasta, hingga pejabat kementerian. Kami juga telah mengumpulkan bukti-bukti yang relevan," sebutnya.

Adapun pihaknya juga telah memanggil Novanto sebanyak dua kali sebagai saksi untuk dimintai keterangannya terkait kasus tersebut. Namun, panggilan mereka tak diindahkan.

Lantaran sudah melalui proses penyelidikan dan telah ditemukan bukti permukaan cukup, pimpinan KPK bersma tim penyelidik, penyidik, dan penuntut umum melakukan gelar perkara pada 7 Oktober hingga ditetapkanlah Novanto sebagai tersangka.

"Sehingga pemenuhan hak tersangka, KPK mengantarkan surat pada 3 November perihal SPDP pada Setya Novanto diantarkan ke rumah SN di Jalan Wijaya Nomor 13, Melawai, Jakarta Selatan pada sore hari Jumat 3, November 2017," tuntasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Januari, UMK Rp2,6 Juta Rohil Berlaku
Minggu, 19 November 2017 - 14:05 wib
Kabupaten Kuansing
Waspadai Aliran Sesat
Minggu, 19 November 2017 - 13:59 wib
Diana Jeanette
Terkenal Karena Eta Terangkanlah
Minggu, 19 November 2017 - 13:44 wib

Ini Cerita Terbaru Agnez Mo
Minggu, 19 November 2017 - 13:41 wib

Kasus Setnov Inspirasi Bagi Pengembang Game
Minggu, 19 November 2017 - 13:38 wib
Hari Angklung Sedunia
Warga Jabar Gelar Konser Angklung Raksasa di Gedung Sate
Minggu, 19 November 2017 - 13:36 wib
PERISA - YUSMAR YUSUF
Sepihak Versus Gempita
Minggu, 19 November 2017 - 13:32 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...

Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 WIB

Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Kader Muda Golkar Sebut Setnov Dapat Sanksi Sosial dari Masyarakat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us