Wonderful Indonesia
SESUAI DATA KEMENDIKBUD
Ada 12 Juta Jiwa Penghayat Kepercayaan Indonesia, Ini Pokok-pokok Ajarannya
Kamis, 09 November 2017 - 17:30 WIB > Dibaca 960 kali Print | Komentar
Ada 12 Juta Jiwa Penghayat Kepercayaan Indonesia, Ini Pokok-pokok Ajarannya
Hindu salah satu agama diakui negara melakukan persiapan perayaan Galungan di Pura Agung Sriwijaya, Seduduk Putih, Palembang. (EVAN ZUMARLI/SUMATERA EKSPRES)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Saat ini, tercatat ada 187 organisasi atau lembaga kepercayaan kepada Tuhan berdasarkan data Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi Ditjen Kebudayaan Kemendikbud.

Adapun jumlah penghayat kepercayaan mencapai 12 juta jiwa berdasarkan data tersebut. Menurut Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Sri Hartini kemarin (8/11/2017), dari 187 organisasi atau lembaga kepercayaan kepada Tuhan yang tercatat di Kemendikbud, tidak ada yang menjurus pada sempalan agama tertentu.

Kemendikbud mencatat, jumlah penghayat kepercayaan di seluruh Indonesia sekitar 12 juta jiwa. Dikatakannya, pemerintah sudah memiliki sistem penyaringan ketika menginventarisasi organisasi atau lembaga kepercayaan kepada Tuhan YME, di antaranya, penghayat kepercayaan yang ingin terdaftar harus mengisi sejumlah formulir.

"Di antara formulir yang diisi adalah ajaran-ajaran mereka," ujarnya di Jakarta kemarin (8/11/2017).

Pemerintah, kata dia, bisa mempelajari terlebih dahulu dengan penjelasan ajaran itu, apakah ajaran kepercayaan kepada Tuhan yang dianut cenderung sempalan dari agama tertentu atau bukan. Dia menyebut, secara umum kepercayaan kepada Tuhan di Indonesia terbagi atas tiga, yakni kerohanian, kebatinan, dan kejiwaan.

"Mereka menyembah Tuhan. Tidak ada kok yang menyembah patung," sebutnya.

Dia menerangkan, pokok-pokok ajarannya, antara lain, mengajarkan bagaimana mengenali diri sendiri serta berbuat baik kepada sesama dan alam. Lalu juga berbakti kepada Tuhan, bersikap welas asih, dan menjalani hidup dengan berbudi pekerti luhur.

"Putusan MK merupakan momentum untuk menunaikan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.(wan/c19/ang/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mesranya Foto Perpisahan Khofifah dan Susi Pudjiastuti dari Kabinet Kerja
Campak Renggut Nyawa 61 Anak, Komitmen Jokowi Dipertanyakan
Psikolog: Kejujuran Vero Dibutuhkan dalam Mediasi Sidang Cerai Ahok
Fokus Tuntaskan Pembelian Sukhoi

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:55 WIB

Jokowi Izinkan Airlangga Rangkap Jabatan

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini