Wonderful Indonesia
Oleh Irvandi Gustari
Belajar dari Cina tentang Shadow Banking
Kamis, 09 November 2017 - 12:29 WIB > Dibaca 5442 kali Print | Komentar
Belajar dari Cina tentang Shadow Banking
RIAUPOS.CO - Bukan hal mustahil industri perbankan bisa punah 10 tahun mendatang. Ini akibat keberadaan shadow banking dan financial technology (Fintech) yang tidak diatur oleh regulator dengan komprehensif. Tentunya para pelaku industri perbankan tidak mengantisipasi dengan sistematis percepatan pengembangan semua lini dalam menjawab perkembangan zaman.

Keberadaan shadow banking dan Fintech merupakan suatu bentuk keniscayaan yang tidak bisa dibendung. Memang shadow banking bukanlah cerita baru. Namun akhir-akhir ini kedatangan Fintech, makin menyempurnakan keberadaan shadow banking. Pada akhirnya kita lihat sendiri, shadow banking dan Fintech saling melengkapi serta berkolaborasi satu sama lainnya menggempur segmen pasar industri perbankan. Mereka mengisi celah-celah yang tidak bisa dijangkau maupun yang diatur sangat ketat dalam industri perbankan. Jadi keberadaan shadow banking dan Fintech, ternyata pasarnya sangat luas dan posisinya memang ibarat pisau bermata dua. Kok bisa ya?

Ruang kosong terkait literasi dan inklusivitas lembaga keuangan diisi oleh segala aktivitas shadow banking dan baru belakangan ini diikuti pula oleh  berbagai sepak terjang Fintech. Istilah shadow banking dilontarkan pertama kali oleh ekonom Paul McCulley dalam pidato tahun 2007 di simposium keuangan tahunan yang diselenggarakan Kansas City Federal Reserve Bank di Jackson Hole, Wyoming.

Shadow banking adalah institusi keuangan yang menjalankan fungsi layaknya perbankan. Seperti perusahaan sekuritas, private equity, dana pensiun, asuransi, lembaga pembiayaan, hingga lembaga keuangan mikro (LKM). Definisi itu berkembang lagi dalam dua atau tiga  tahun terakhir, di mana Fintech bisa dimasukan kedalam kategori shadow banking.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Investasi Aman, Tidur Pun Nyenyak dan Nyaman

Selasa, 21 November 2017 - 18:39 WIB

DPR Segera Panggil Menteri Rini karena Holding BUMN Cacat Hukum
Ini Dia, Aplikasi Terbaik Telkomsel The NexDev 2017

Selasa, 21 November 2017 - 17:54 WIB

Maksimalkan Zonasi Baru Car Free Day

Selasa, 21 November 2017 - 10:25 WIB

Tembakkan Aku Dong, Bang...

Selasa, 21 November 2017 - 09:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini