Wonderful Indonesia
Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Riau
Distribusi Tidak Tepat Sasaran
Selasa, 07 November 2017 - 10:56 WIB > Dibaca 5126 kali Print | Komentar
Distribusi Tidak Tepat Sasaran
KOSONG: Seorang warga membawa kembali tabung elpijinya setelah mengetahui gas 3 kg di salah satu pangkalan di Jalan Sekolah Rumbai kosong, Pekanbaru, Senin (6/11/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kelangkaan elpiji 3 kg di Riau makin meluas. Khususnya di ibukota provinsi, Pekanbaru. Masyarakat sebulan terakhir sulit menemukan gas bersubsidi tersebut. Mendapatkan gas di agen, banyak warga mengaku harus antre dan tak jarang kehabisan.

Persoalan ini jadi perhatian Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman. Sebagai kepala daerah, dia mengaku sudah memanggil pihak Pertamina. Tujuannya agar ketersediaan dan pasokan gas bersubsidi di Riau dapat merata dan diperoleh masyarakat yang berhak.

 “Jika ada persoalan segera komunikasikan. Dinas terkait sudah diminta agar memantau terus kondisi di berbagai

kabupaten/kota soal gas bersubsidi ini,” kata Gubri kepada Riau Pos, Senin (6/11).

Menurutnya keperluan elpiji di Riau memang sedapat mungkin dipenuhi. Khususnya yang bersubsidi, karena masyarakat yang mendapatkannya tentu sangat memerlukan.

“Kalau memang kurang, sedapat mungkin bisa ditambah kuotanya. Sudah saya minta Pertamina agar dapat memenuhi keperluan elpiji 3 kg ini,” ujarnya.

Selama Oktober lalu, kondisi di Pekanbaru khususnya memang elpiji 3 kg sulit didapat. Berbagai agen penjualan terjadi antrean. Beberapa warga bahkan harus mencari gas ke lokasi lain. Salah seorang warga yang menetap di pusat kota Pekanbaru, Nurul mengalami hal itu.

“Setelah lama antre ternyata habis. Saya harus sampai mencari ke Panam dan memang banyak yang kosong gasnya,” ujar warga Gobah tersebut.

Senada disampaikan warga Tenayan Raya, Amin. Menurutnya kelangkaan sudah dirasakan sekitar sebulan terakhir. Bahkan selama sepekan lalu dia tidak mendapatkan gas. Atas persoalan ini, dia berharap pemerintah dapat memenuhi keperluan karena gas subsidi dimaksud sangat diperlukan.

“Baru dapat kemarin. Harusnya apa yang jadi keperluan masyarakat seperti gas ini bisa dipenuhi dan saat dicari ada,” harap Amin.

Cukup hingga Akhir Tahun
Kelangkaan elpiji bersubdisi memang kerap terjadi di berbagai wilayah di Riau. Terutama di Kota Pekanbaru. Pendistirbusian gas 3 kg tak tepat sasaran menjadi penyebab, karena ada permainan dan penyelewengan yang dilakukan pangkalan dengan menjual ke tempat usaha maupun ke pengecer.

Sales Eksekutif LPG V Adi Bagus Haqqi menjelaskan, setiap tahun selalu ada peningkatan kuota gas 3 kg. Meski dilakukan pemotongan pada tahun ini, dinilai tidak mempengaruhi asalkan pengguna gas melon (sebutan lain elpiji 3 kg) tepat sasaran digunakan masyarakat kurang mampu. Dengan ada pemotongan kuota secara nasional pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan  (APBN-P) 2017 sebesar 13 persen. Sehingga kuota untuk Riau di APBN 136.425 ton menjadi 132.995 ton‎ di APBN-P.

“Dari penyaluran dinilai cukup bila pengguna yang berhak. Selama ini yang tidak berhak juga menggunakannya. Kami lihat penyaluran gas 3 kg tidak tepat sasaran. Kami berpikir secara sederhana ditambah seberapa banyak pun kuotanya tapi selama ada masyarakat tidak sadar subsidi, akan selalu mengalami kekurangan,” ujar Adi Bagus kepada Riau Pos, Senin (6/11).
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib

Proyek Jalan Layang-Jembatan Dihentikan Sementara
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:40 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau

Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib

Rp57,15 M Dana PSR Masuk ke Rekening Petani
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:50 wib

Hanya Ingin Miliki Handphone, ABG Nekat Membunuh
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:44 wib
BNPB Belum Penuhi Peminjaman Helikopter

BNPB Belum Penuhi Peminjaman Helikopter
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:42 wib

Pelalawan Krisis Air Bersih
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:42 wib

UAS: Di Balik Gelar Itu Ada Pembelaan
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:26 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
DLHK Tak Tahu Lelang

Rabu, 21 Februari 2018 - 11:10 WIB

Perbaikan Jalan Ditimbun Kerikil

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:10 WIB

Baru Enam OPD Sampaikan Laporan Keuangan Ditenggat Akhir Februari
Biaya Operasional Tak Tertutupi

Rabu, 21 Februari 2018 - 09:50 WIB

Truk Bertonase Besar Rusaki Jalan Soebrantas

Rabu, 21 Februari 2018 - 09:26 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us