Wonderful Indonesia
Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Riau
Distribusi Tidak Tepat Sasaran
Selasa, 07 November 2017 - 10:56 WIB > Dibaca 4835 kali Print | Komentar
Distribusi Tidak Tepat Sasaran
KOSONG: Seorang warga membawa kembali tabung elpijinya setelah mengetahui gas 3 kg di salah satu pangkalan di Jalan Sekolah Rumbai kosong, Pekanbaru, Senin (6/11/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kelangkaan elpiji 3 kg di Riau makin meluas. Khususnya di ibukota provinsi, Pekanbaru. Masyarakat sebulan terakhir sulit menemukan gas bersubsidi tersebut. Mendapatkan gas di agen, banyak warga mengaku harus antre dan tak jarang kehabisan.

Persoalan ini jadi perhatian Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman. Sebagai kepala daerah, dia mengaku sudah memanggil pihak Pertamina. Tujuannya agar ketersediaan dan pasokan gas bersubsidi di Riau dapat merata dan diperoleh masyarakat yang berhak.

 “Jika ada persoalan segera komunikasikan. Dinas terkait sudah diminta agar memantau terus kondisi di berbagai

kabupaten/kota soal gas bersubsidi ini,” kata Gubri kepada Riau Pos, Senin (6/11).

Menurutnya keperluan elpiji di Riau memang sedapat mungkin dipenuhi. Khususnya yang bersubsidi, karena masyarakat yang mendapatkannya tentu sangat memerlukan.

“Kalau memang kurang, sedapat mungkin bisa ditambah kuotanya. Sudah saya minta Pertamina agar dapat memenuhi keperluan elpiji 3 kg ini,” ujarnya.

Selama Oktober lalu, kondisi di Pekanbaru khususnya memang elpiji 3 kg sulit didapat. Berbagai agen penjualan terjadi antrean. Beberapa warga bahkan harus mencari gas ke lokasi lain. Salah seorang warga yang menetap di pusat kota Pekanbaru, Nurul mengalami hal itu.

“Setelah lama antre ternyata habis. Saya harus sampai mencari ke Panam dan memang banyak yang kosong gasnya,” ujar warga Gobah tersebut.

Senada disampaikan warga Tenayan Raya, Amin. Menurutnya kelangkaan sudah dirasakan sekitar sebulan terakhir. Bahkan selama sepekan lalu dia tidak mendapatkan gas. Atas persoalan ini, dia berharap pemerintah dapat memenuhi keperluan karena gas subsidi dimaksud sangat diperlukan.

“Baru dapat kemarin. Harusnya apa yang jadi keperluan masyarakat seperti gas ini bisa dipenuhi dan saat dicari ada,” harap Amin.

Cukup hingga Akhir Tahun
Kelangkaan elpiji bersubdisi memang kerap terjadi di berbagai wilayah di Riau. Terutama di Kota Pekanbaru. Pendistirbusian gas 3 kg tak tepat sasaran menjadi penyebab, karena ada permainan dan penyelewengan yang dilakukan pangkalan dengan menjual ke tempat usaha maupun ke pengecer.

Sales Eksekutif LPG V Adi Bagus Haqqi menjelaskan, setiap tahun selalu ada peningkatan kuota gas 3 kg. Meski dilakukan pemotongan pada tahun ini, dinilai tidak mempengaruhi asalkan pengguna gas melon (sebutan lain elpiji 3 kg) tepat sasaran digunakan masyarakat kurang mampu. Dengan ada pemotongan kuota secara nasional pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan  (APBN-P) 2017 sebesar 13 persen. Sehingga kuota untuk Riau di APBN 136.425 ton menjadi 132.995 ton‎ di APBN-P.

“Dari penyaluran dinilai cukup bila pengguna yang berhak. Selama ini yang tidak berhak juga menggunakannya. Kami lihat penyaluran gas 3 kg tidak tepat sasaran. Kami berpikir secara sederhana ditambah seberapa banyak pun kuotanya tapi selama ada masyarakat tidak sadar subsidi, akan selalu mengalami kekurangan,” ujar Adi Bagus kepada Riau Pos, Senin (6/11).
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TETAP JADI KETUA UMUM
Golkar Pertahankan Setya Novanto, Begini Komentar Nasdem
Rabu, 22 November 2017 - 21:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji
Rabu, 22 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT ELEKTABILITAS PADA TAHUN POLITIK
Golkar Pertahankan Setnov, Zainal Bintang: Ini Bunuh Diri
Rabu, 22 November 2017 - 20:30 wib
USAI DIPERIKSA KPK
Setnov Ditahan, Akom Beri Nasihat Ini untuk Kader Golkar
Rabu, 22 November 2017 - 20:15 wib
SARING SEJUMLAH NAMA
Kata PSSI, Pengganti Indra Sjafri Harus Cocok dengan Filanesia
Rabu, 22 November 2017 - 20:00 wib
JIKA DIBUTUHKAN KETERANGAN
Tenang Saja, MKD Bakal Kunjungi Rutan Setya Novanto
Rabu, 22 November 2017 - 19:30 wib
TERKAIT PERTEMUAN DENGAN SETNOV
Pedas! Fahri Minta Jubir Jokowi Tak Banyak Bicara kalau...
Rabu, 22 November 2017 - 19:15 wib
SOROTI DUA SURAT TULISAN TANGAN
Pengamat: Meski Cuma Sebentar, Setnov Tak Bisa Hidup Tanpa Kekuasaan
Rabu, 22 November 2017 - 19:00 wib
SUDAH PENUHI PRASYARAT
Segera Surati Jokowi, Khofifah Siap Bertarung di Jatim
Rabu, 22 November 2017 - 18:45 wib
BANDINGKAN DENGAN RJ LINO
Setnov Ditahan, Fahri: Politik kan Maunya Begitu
Rabu, 22 November 2017 - 18:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Perlu Rp21 Miliar Lagi Selesaikan RSUD Pekanbaru

Rabu, 22 November 2017 - 10:38 WIB

Makin Banyak yang Terjaring Razia KTP Ke-12

Rabu, 22 November 2017 - 10:29 WIB

Stok Gas 3 Kg Aman Hingga Akhir Tahun

Rabu, 22 November 2017 - 10:25 WIB

Tak Bayar Pajak, 300 Kendaraan Terjaring Razia

Rabu, 22 November 2017 - 10:09 WIB

Agrowisata Jadi Ikon Baru

Rabu, 22 November 2017 - 09:56 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us