Wonderful Indonesia
SIAK
5.000 Santri Padati Islamic Center
Senin, 30 Oktober 2017 - 09:33 WIB > Dibaca 1055 kali Print | Komentar
5.000 Santri Padati Islamic Center
humas pemkab siak SAMPAIKAN SAMBUTAN: Wakil Bupati Siak H Alfedti MSi memberikan sambutan di hadapan para santri di halaman Islamic Centre Siak Sriindrapura, Ahad (29/10/2017).
SIAK(RIAUPOS.CO) - Masih dalam momen perayaan Hari Santri tahun 2017, pengurus cabanga Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Siak menggelar acara salawatan dan ziarah kubur. Kegiatan tersebut dipusatkan di makam Koto Tinggi dan Masjid Islamic Center Siak. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Siak H Alfedri MSi, Kakan Kemenag H Muhtarom, anggota DPRD Siak Muktarom dan Sujarwo. 

‘’Ini merupkan perayaan Hari Santri yang kedua di Siak, alhamdulilah respon pemerintah daerah sangat baik sekali,” ujar Ketua PCNU Kabupaten Siak, KH M Thoyib Firdaus. 

Hari Santri merupakan kado terindah yang diberikan pemerintah kepada warga nahdiyin. Sebuah penegasan, bahwa resolusi jihad yang dikeluarlan oleh KH Hasyim Asyari pada tanggal 22 Oktober itu merupakan dasar perjuangan warga nahdiyin. Yang seluruhnya adalah santri, sehingga meletuslah tragedi 10 November dan sampai saat ini dikenang sebagai Hari Pahlawan itu. 

‘’Hari Santri adalah momentum bahwa negara memberikan pengakuan kepada kita. Sebab dalam sejarah jelas tertulis bahwa warga nahdiyin adalah anak muda pemberani dalam mengusir penjajah di Surabaya, “ sebutnya. 

Sementara itu Wakil Bupati Siak H Alfedri MSi dalam sambutanya menyebutkan, bahwa wajah santri hari ini adalah wajah Indonesia. Karena santri adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari Indonesia.  Perjuangan perebutan kemerdekan ada jasa para santri yang tidak dapat dihapuskan. 

‘’Wajah santri adalah wajah Indonesia.  Sehingga kalau kita lihat saat ini. Kira-kira demikianlah wajah sejatinya Indonesia, “ ujar Alfedri. 

Jiwa nasionalisme yang digelorakan di setiap pesantren menjadi modal mengapa pada saat itu penjajah bisa diusir dari ibu pertiwi. Sampai hari ini, kurikulum tentang nasionalisme masih terjaga dengan baik. Di Siak sendiri kata Alfedri, saat ini jumlah pesantren telah tumbuh dengan pesat. Yang tadinya hanya terfokus di beberapa kecamatan, saat ini semunya telah tersebar diseluruh kecamatan. 

‘’Apa yang diazamkan bupati sebentar lagi dapat terwujud, di mana saat ini sudah berdiri pesantren di masing-masing kecamatan. Di mana sebagian akan melahirkan para hafiz. Dari target 1.000 hafiz, saat ini sudah ada 300. Ini tentu sangat menggembirakan, karena nanti di Siak akan lahir generasi penerus yang Qurani,” pungkas Alfedri. 

Dalam momen tersebut, NU juga memberikan penghargaan kepada mantan Kapolsek Kerinci Kanan, AKP Herman Pelani SH atas partisipasinya selama ini terhadap kegiatan NU. Tidak hanya itu untuk menyukseskan program Siak sebagai Kabupaten Hijau, PCNU Siak menyumbangkan 15.000 bibit untuk ditanam di kecamatan.(adv/a)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Sepihak Versus Gempita

Minggu, 19 November 2017 - 13:32 WIB

Kenalkan Tradisi Menggelek Tobu

Jumat, 17 November 2017 - 09:13 WIB

Mandi Safar, Rupat Dipadati Pengunjung

Rabu, 15 November 2017 - 08:59 WIB

Mengenang Sang Burung Waktu

Minggu, 12 November 2017 - 11:14 WIB

Tragis Rupa

Minggu, 12 November 2017 - 10:48 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini