Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:50 WIB > Dibaca 1178 kali Print | Komentar
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sidang dugaan suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Sadli oleh Sugito, mantan Inspektur Jenderal Kemendes dan PDTT kembali digelar Pengadilan Negeri Tipikor.

Kali ini, sidang menghadirkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Mukhlis. Dalam kesaksiannya, saksi mengakui ikut mengumpulkan uang untuk diberikan kepada auditor BPK.

Dalam hal itu, BPK sedang melakukan pemeriksaan laporan keuangan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Adapun jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi salah satu isi berita acara pemeriksaan (BAP) Mukhlis.

Sebab, di dalam BAP Mukhlis menjelaskan bahwa dia sempat melaporkan kepada Direktur Jenderal PPMD Ahmad Erani Yustika, tentang perintah untuk mengumpulkan sejumlah uang. Saat itu, ketika diberitahu ada pengumpulan duit, Ahmad Erani hanya diam dan kemudian mengatakan, "Ya sudahlah".

"Di sini saksi mengakui bahwa perintah pengumpulan uang ini dilaporkan kepada Dirjen. Artinya, hal ini (pengumpulan uang) sudah diketahui oleh Dirjen, tidak cuma para sekretaris," ujar jaksa KPK M Takdir Suhan.

Inspektur Jenderal Kemendes Sugito, dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan Inspektorat Kemendes, Jarot Budi Prabowo di dalam dakwaan disebut menyuap dua auditor BPK sebesar Rp240 juta. Jaksa menyebut, uang tersebut dikumpulkan oleh Jarot Budi Prabowo.

Adapun Jarot mengumpulkan uang sebesar Rp200 juta dari delapan unit kerja eselon I di Kemendes, salah satunya diketahui berasal dari Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (PPMD) sebesar Rp 15 juta. Sementara Ahmad Erani Yustika telah diangkat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kemendes dan PDTT.

Hal yang dilakukan Sugito itu tertangkap tangan oleh KPK atas dugaan menyuap auditor BPK. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Fun Walk HUT Ke-4 RS Awal Bros Panam
Terus Berinovasi dan Lebih Dekat dengan Masyarakat
Senin, 22 Januari 2018 - 10:45 wib

Masih Banyak Warga Belum Terdata
Senin, 22 Januari 2018 - 10:39 wib
POLITIK
Gagal Balon, Syamsurizal ke Firdaus-Rusli
Senin, 22 Januari 2018 - 10:38 wib

DPRD Minta BLH Tindak Perusahaan Nakal
Senin, 22 Januari 2018 - 10:37 wib
Kota Dumai
Wako Laporkan Pengelola Pasar Gudang
Senin, 22 Januari 2018 - 10:18 wib
Kecamatan Lima Puluh - Pekanbaru
Dibegal dan Dipukul Jarak 50 Meter dari Rumah
Senin, 22 Januari 2018 - 10:16 wib

Jalan Tol Pertama di Lampung Diresmikan
Senin, 22 Januari 2018 - 10:14 wib
Dari Grand Opening Tiga Gerai KitaMart Duri
Umat Islam Harus Ambil Kesempatan Bisnis
Senin, 22 Januari 2018 - 10:14 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cemburu kepada Pacar, Posting Video Mesum di Media Sosial
Saya Terpaksa Ikut Suami, karena Ia Selalu Sakit

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:04 WIB

Tak Lama Lagi Nasib Kedua Terdakwa Ditentukan Hakim

Sabtu, 20 Januari 2018 - 05:55 WIB

Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us