Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:50 WIB > Dibaca 1061 kali Print | Komentar
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sidang dugaan suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Sadli oleh Sugito, mantan Inspektur Jenderal Kemendes dan PDTT kembali digelar Pengadilan Negeri Tipikor.

Kali ini, sidang menghadirkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Mukhlis. Dalam kesaksiannya, saksi mengakui ikut mengumpulkan uang untuk diberikan kepada auditor BPK.

Dalam hal itu, BPK sedang melakukan pemeriksaan laporan keuangan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Adapun jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi salah satu isi berita acara pemeriksaan (BAP) Mukhlis.

Sebab, di dalam BAP Mukhlis menjelaskan bahwa dia sempat melaporkan kepada Direktur Jenderal PPMD Ahmad Erani Yustika, tentang perintah untuk mengumpulkan sejumlah uang. Saat itu, ketika diberitahu ada pengumpulan duit, Ahmad Erani hanya diam dan kemudian mengatakan, "Ya sudahlah".

"Di sini saksi mengakui bahwa perintah pengumpulan uang ini dilaporkan kepada Dirjen. Artinya, hal ini (pengumpulan uang) sudah diketahui oleh Dirjen, tidak cuma para sekretaris," ujar jaksa KPK M Takdir Suhan.

Inspektur Jenderal Kemendes Sugito, dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan Inspektorat Kemendes, Jarot Budi Prabowo di dalam dakwaan disebut menyuap dua auditor BPK sebesar Rp240 juta. Jaksa menyebut, uang tersebut dikumpulkan oleh Jarot Budi Prabowo.

Adapun Jarot mengumpulkan uang sebesar Rp200 juta dari delapan unit kerja eselon I di Kemendes, salah satunya diketahui berasal dari Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (PPMD) sebesar Rp 15 juta. Sementara Ahmad Erani Yustika telah diangkat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kemendes dan PDTT.

Hal yang dilakukan Sugito itu tertangkap tangan oleh KPK atas dugaan menyuap auditor BPK. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov

Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 WIB

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun

Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 WIB

Novanto Sempat Disembunyikan Jurnalis Metro TV? Ini Kata Polisi
Pemenang Sayembara Cari Novanto Ternyata Bukan Tiang Listrik, melainkan...
Setya Novanto Kecelakaan Naik Fortuner, Begini Penjelasan Toyota
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us