Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
Perjuangkan Nasib
10 Ribu Pekerja
Senin, 23 Oktober 2017 - 10:52 WIB > Dibaca 4897 kali Print | Komentar
10 Ribu Pekerja
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah menolak tegas Rencana Kerja Usaha (RKU) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Sehingga terbitlah Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tentang pembatalan keputusan Menteri Kehutanan No.SK.93/VI BHUT/2013 yang dikeluarkan pada 17 Oktober 2017. SK itu disikapi manajemen  PT RAPP dengan menghentikan operasional terhitung pukul 00.00 WIB sehari kemudian. Ribuan karyawan pun dirumahkan hingga terancam berujung pemberhentian hubungan kerja (PHK).

Kondisi ini memantik reaksi para pekerja. Hari ini (23/10), ribuan massa yang tergabung dalam serikat pekerja dan serikat buruh di 12 kabupaten/kota di Riau akan berdemonstrasi menyampaikan aspirasi mereka.Ketua Forum Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) Hamdani mengatakan, 10 ribu massa akan melakukan demonstrasi besar-besaran ke Kantor Gubernur Riau.

“Aksi ini kami lakukan sebagai puncak atas dibatalkannya RKU PT RAPP oleh Kementerian LHK,” ujarnya di Pangkalankerinci, Ahad (22/10).

Diungkapkannya, jumlah massa yang berasal dari Pela­lawan sebanyak 4.200 orang di bawah kendali tiga serikat pekerja PR RAPP. Yakni FSP2KI, SPSI dan SBSI. Sedangkan 5.800 massa lainnya berasal dari empat kabupaten. Yakni Kuantan Singingi (Kuansing), Siak, Kampar dan Kepulauan Meranti. Dalam aksi ini mereka akan menuntut pemerintah segera mencabut Pembatalan SK Menteri Kehutanan No.SK.93/VI BHUT/2013 tentang persetujuan revisi Rencana Kerja Usaha (RKU) Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (RKUPHHK HTI) PT RAPP untuk jangka waktu 10 tahun periode 2010-2019. Juga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 tahun 2016 mengenai perlindungan gambut. Pihaknya juga mendesak pemerintah dapat kembali memberlakukan SK No: SK.173/VI-DPHT/2010 dan SK.93/VI-BUHT/2013 agar operasional HTI PT RAPP bisa berjalan kembali.

“Kami bukan tameng dari PT RAPP. Karena masalah ini me­nyangkut kehidupan ekonomi kami untuk dapat bekerja. Meski sejauh ini RAPP belum melakukan PHK terhadap pekerjanya, namun saat ini ribuan pekerja telah dirumahkan dampak dari dibatalkannya RKU tersebut. Intinya dalam aksi ini kami menuntut pemerintah memberikan kepastian nasib kami,” paparnya.

Terkait rencana aksi ini  Ketua SPSI Kuansing Anasrul menyampaikan, pihak serikat pekerja RAPP belum ada berkoordinasi dengan dirinya selaku pimpinan SPSI di Kuansing.

“Kabarnya ada demo besok (hari ini, red)  di Pekanbaru. Tapi sejauh ini tidak ada mereka koordinasi dengan kami,” ujar Anasrul dihubungi Riau Pos, Ahad (22/10).
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Rasio Gaji Aman, Usulan CPNS 2018 Harus Sesuai Keperluan
Terbukti Dua Kali  Disalahgunakan, Tempat Hiburan Bisa Ditutup
UMK Dumai 2018 Rp2.886.665

Sabtu, 18 November 2017 - 09:58 WIB

Keluarga Tolak Otopsi Kematian Pekerja Hotel di Dumai

Sabtu, 18 November 2017 - 09:56 WIB

Target Tercapai, Dispenda Bakal Naikkan Target PAD

Sabtu, 18 November 2017 - 09:54 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Sagang Online
loading...
Follow Us