Wonderful Indonesia
DPR SETUJUI ANGGARAN DARI KAPOLRI
Pembentukan Densus Tipikor Ternyata Tidak Sulit, Ini Alasannya
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:40 WIB > Dibaca 969 kali Print | Komentar
Pembentukan Densus Tipikor Ternyata Tidak Sulit, Ini Alasannya
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan pembentukan Densus Tipikor tidak sulit. Dengan model yang mirip Densus Anti-Teror 88, pembentukan Densus Tipikor tidak memerlukan UU baru.

Menurutnya, pembentukan cukup memakai Surat Keputusan Kapolri. Dia pun memastikan, tidak ada UU yang dilanggar dalam pembentukan Densus Tipikor tersebut. Itu karena tidak ada penggabungan beberapa lembaga dalam Densus itu.

"Jaksa penuntut umum tidak berada satu atap seperti yang terjadi di KPK," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/10/2017).

Ditambahkannya, dengan banyaknya kasus korupsi selama ini, Komisi III DPR setuju dengan anggaran yang diajukan Kapolri untuk pembentukan Densus Tipikor. Komisi III juga setuju meningkatkan kewenangan Kepolisian dan Kejaksaan agar setara dengan KPK pada revisi UU Kepolisian dan UU Kejaksaan tahun depan.

Dia berharap, dalam kerjanya nanti, Densus Tipikor tidak hanya fokus pada penindakan. Densus harus menggarap aspek yang lebih penting dalam pemberantasan korupsi, yaitu strategis pencegahan dan upaya menumbuhkembangkan efek jera agar orang takut melakukan korupsi.

Saat ini, menurutnya, pencegahan dan penciptaan efek jera itu terasa kosong. Masyarakat tidak tahu apakah negara punya program spesifik untuk mencegah pejabat negara atau warga biasa melakukan korupsi.

“Bahkan, dengan fakta semakin maraknya praktik korupsi, Indonesia seperti kehilangan akal untuk menumbuhkembangkan efek jera. Tersangka korupsi tidak malu ketika mereka berstatus sebagai tahanan KPK. Vonis Pengadilan Tipikor pun tidak membuat para calon koruptor takut atau jera melakukan korupsi,” katanya.

Diakuiniya, dirinya memahami jika penindakan terhadap tindakan korupsi tetap penting. Akan tetapi, apabila hanya fokus ke penindakan, tidak menyelesaikan masalah. Karena itu, harus ada strategi pencegahan yang jitu dan penciptaan efek jera yang membuat orang takut. (ian)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini

Selasa, 21 November 2017 - 20:20 WIB

Kader Ingin Pertahankan Setnov, Rapat Pleno Golkar Panas

Selasa, 21 November 2017 - 20:10 WIB

Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rapat MKD Bahas Nasib Setya Novanto Kemungkinan Dihadiri KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini