Wonderful Indonesia
Demo Rusuh, Kapolresta Terluka
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:11 WIB > Dibaca 3187 kali Print | Komentar
Demo Rusuh, Kapolresta Terluka
SALING DORONG: Mahasiswa dan polisi saling dorong dalam aksi unjuk rasa tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di gerbang Kantor DPRD Riau, Pekanbaru, Jumat (20/10/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ribuan mahasiswa gabungan BEM se-Riau menggelar unjuk rasa, Jumat (20/10). Demo tiga tahun era kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (jokowi-JK) itu di DPRD Riau berlangsung rusuh. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto pun menjadi korban. Orang nomor satu di Mapolresta Pekanbaru ini mengalami luka di bagian kepala. Tak hanya Susanto, seorang anggota polisi yang ikut mengamankan aksi juga menjadi korban. Selain polisi, tiga mahasiswa juga harus mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian bermula pada pukul 15.00 WIB. Ribuan massa yang tergabung dari BEM se-Riau mendatangi gedung DPRD Riau dengan konvoi menggunakan sepeda motor. Sementara itu sejak pukul 11.00 WIB, ratusan aparat keamanan gabungan dari kepolisian Polresta Pekanbaru, Brimob Polda Riau dan Satpol PP sudah berjaga di sana. Sekitar pukul 15.30 WIB, massa melakukan orasi di depan gerbang

DPRD Riau hingga ke Jalan Jendral Sudirman. Membeludaknya massa aksi hingga ke jalan membuat arus lalu lintas jadi terganggu. Aparat kepolisian pun harus mengalihkan arus kendaraan. Ditambah lagi massa melakukan aksi bakar ban di tengah jalan sehingga membuat jalan macet total.

Setelah beberapa kali melakukan orasi, massa kemudian meminta kepada aparat keamanan untuk bisa masuk ke DPRD Riau. Mereka beralasan hendak melaksanakan Salat Asar. Permintaan itu tidak dipenuhi dengan pertimbangan keamanan. Namun massa terus meminta agar bisa masuk ke gedung DPRD Riau, namun terus dihalangi, hingga aksi saling dorong tidak terelakkan. Akibat aksi saling dorong tersebut, pagar gedung DPRD Riau jebol dan massa berusaha merangsek masuk. Hal itu langsung dicegah aparat keamanan yang sudah siaga di balik pagar dengan pakaian anti huru-hara. Aksi saling dorong dan pukul semakin tidak terelakkan. Kapolresta Susanto yang berada di belakang anggota Sabhara Polresta berusaha untuk menahan anggotanya agar tidak keluar pagar. Diduga karena situasi tidak terkendali, dan terjadi aksi saling pukul dan lempar dari kedua belah pihak, ada benda tumpul yang mengenai bagian kepala sebelah kanan Kapolresta hingga mengeluarkan darah.

“Saat itu saya menghalau anggota agar tidak keluar pagar karena dikawatirkan kerusuhan akan semakin melebar. Tapi tiba-tiba ada sesuatu benda yang mengenai kepala saya. Setelah itu saya langsung ditolong oleh anggota untuk diobati,” ujar Kapolresta.

Karena kerusuhan semakin besar, mobil water cannon dan Brimob berpakaian langsung membantu mengamankan lokasi. Setelah dilakukan penambahan aparat keamanan, situasi kembali berhasil dikendalikan dan massa aksi kembali berkumpul di depan pagar.

Sebelum kericuhan pe­cah Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu sempat menemui massa aksi. Dia mengatakan akan menerima aspirasi massa. Di depan Kordias, lagi-lagi mahasiswa menginginkan untuk masuk halaman DPRD Riau untuk melaksanakan Salat Asar.

“Saya siap menerima orasi dan tuntutan rekan-rekan mahasiswa sekalian mewakili 65 anggota DPRD Riau. Tapi kalau untuk salat ke dalam saya tidak berwenang. Kalau mau salat, silakan ke masjid terdekat lainnya,” ujarnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pemko Diminta Lapor Polisi Bendahara Dishub Kabur

Selasa, 21 November 2017 - 10:55 WIB

Pengemudi Roda Empat Ikut Dirazia KTP

Selasa, 21 November 2017 - 10:53 WIB

Jalan Rusak Bikin Waswas

Selasa, 21 November 2017 - 10:48 WIB

Bersenggolan, Tak Ada Ganti Rugi

Selasa, 21 November 2017 - 10:46 WIB

Ambil Nomor Antrean  Imigrasi Lewat Online

Selasa, 21 November 2017 - 10:43 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini