Wonderful Indonesia
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 WIB > Dibaca 1801 kali Print | Komentar
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sejumlah isu dapat dimanfaatkan Anies Baswedan untuk meningkatkan elektabilitas jika ingin maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Mercu Buana Jakarta Maksimus Ramses Lalongkoe, salah satunya soal penguatan peran pribumi sebagaimana terucap pada pidato pertama Anies di Balai Kota Jakarta setelah dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Senin (16/10/2017) kemarin.

"Saya kira soal penguatan pribumi salah satu isu yang dapat dimainkan. Karena meski merugikan integritas Anies di satu sisi, tapi di sisi lain ada kelompok-kelompok yang justru menyukainya," katanya kepada JPNN, Kamis (19/10/2017).

Di samping mengenai penguatan peran pribumi, dia memandang ada hal-hal lain yang juga dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan elektabilitas mantan Rektor Universitas Paramadina itu. Misalnya, soal kebijakan hal-hal yang berkaitan dengan kekuasaan dan keberpihakan pada rakyat kecil.

"Saya kira ada banyak pola pendekatan yang bisa dilakukan tim Anies untuk meningkatkan elektabilitasnya nanti. Apalagi berada di pusat kekuasaan dan berada di tengah sorotan media," kata Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia tersebut.

Namun, imbuhnya, mantan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan itu tetap perlu berhati-hati. Sebab, saat berada di dekat kekuasaan dan di tengah sorotan media, kesalahan sekecil apa pun bisa meruntuhkan segudang prestasi dan elektabilitas yang dibangun dengan susah payah.

Misalnya, yang dialami mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Sebab, hanya karena satu kata, bukan saja membuatnya kalah pada pilkada, melainkan juga membawanya menjadi pesakitan secara hukum.(gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini

Selasa, 21 November 2017 - 20:20 WIB

Kader Ingin Pertahankan Setnov, Rapat Pleno Golkar Panas

Selasa, 21 November 2017 - 20:10 WIB

Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rapat MKD Bahas Nasib Setya Novanto Kemungkinan Dihadiri KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini