Wonderful Indonesia
APBD Bengkalis Terancam Defisit Rp700 M
Banggar dan TAPD ke Kemenkeu
Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:23 WIB > Dibaca 901 kali Print | Komentar
Banggar dan TAPD ke Kemenkeu
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun 2017 terancam mengalami defisit sebesar Rp700-an miliar. Hal itu disebabkan terjadinya tunda bayar dari pemerintah pusat ke Kabupaten Bengkalis sejak tahun 2016 lalu yang mencapai Rp435 miliar, serta beban pembiayaan di APBD Bengkalis sendiri yang cukup tinggi.

Ketua DPRD Bengkalis Abdul kadir yang dikonfirmasi terkait hasil pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2017 serta defisit yang terjadi

menyebutkan, bahwa defisit diperkirakan mencapai Rp700 miliar. Namun angka tersebut dapat berubah apabila pemerintah pusat melakukan pembayaran sisa hutang triwulan keempat tahun anggaran 2016 sebesar Rp310 miliar serta sisa pembayaran tahun 2017 masih ada lagi yang belum dikirim pemerintah pusat sekitar Rp125 miliar.

‘’Kalau pemerintah pusat tidak melakukan pengiriman atau transfer sisa dana kita sejak tahun 2016 dan 2017 yang nilainya mencapai Rp435 miliar, defisit anggaran yang terjadi mencapai Rp700 miliar. Tapi kalau pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan melakukan transfer jelang 31 Desember tahun ini, defisit tetap terjadi namun pada kisaran angka Rp300-an miliar,”jelas Abdul kadir, Rabu (18/10).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini lebih jauh mengemukakan, bahwa pada Kamis (19/10) pihak badan anggaran (Banggar) DPRD Bengkalis bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) akan melakukan konsultasi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempertanyakan realisasi pembayaran sisa anggaran sebesar Rp435 miliar tersebut.

Diakui Kadir, beban pembiayaan di APBD Bengkalis tahun 2017 cukup besar, dikarenakan terjadinya tunda bayar kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun 2016 mencapai Rp421,9 miliar yang kemudian ditanggung melalui APBD tahun 2017. Dampaknya jelas kepada kegiatan-kegiatan di SOPD Pemkab Bengkalis yang harus dilakukan pemangkasan pada APBD perubahan.

‘’Selain beban belum ditransfernya sisa dana bagi hasil (DBH) tahun  2016 dan tahun 2017 yang belum lunas, otomatis beban pembiayaan pada APBD tahun ini melonjak dikarenakan ada hutang pada pihak ketiga tahun 2016 sebesar Rp421,9 miliar yang harus dibayarkan tahun 2017 ini,”ujar Kadir menambahkan.(evi)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Pemprov Riau Salurkan Bankeu Kesehatan Rp531 M

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:41 WIB

Pekerja Tewas Tertimpa Kayu Akasia

Kamis, 22 Februari 2018 - 11:59 WIB

Pembibitan Kakao Jelang Peremajaan Sawit di Tapung

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:56 WIB

Mentan Minta Anggaran Pertanian fokus ke Sektor Produksi
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us