Wonderful Indonesia
APBD Bengkalis Terancam Defisit Rp700 M
Banggar dan TAPD ke Kemenkeu
Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:23 WIB > Dibaca 813 kali Print | Komentar
Banggar dan TAPD ke Kemenkeu
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun 2017 terancam mengalami defisit sebesar Rp700-an miliar. Hal itu disebabkan terjadinya tunda bayar dari pemerintah pusat ke Kabupaten Bengkalis sejak tahun 2016 lalu yang mencapai Rp435 miliar, serta beban pembiayaan di APBD Bengkalis sendiri yang cukup tinggi.

Ketua DPRD Bengkalis Abdul kadir yang dikonfirmasi terkait hasil pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2017 serta defisit yang terjadi

menyebutkan, bahwa defisit diperkirakan mencapai Rp700 miliar. Namun angka tersebut dapat berubah apabila pemerintah pusat melakukan pembayaran sisa hutang triwulan keempat tahun anggaran 2016 sebesar Rp310 miliar serta sisa pembayaran tahun 2017 masih ada lagi yang belum dikirim pemerintah pusat sekitar Rp125 miliar.

‘’Kalau pemerintah pusat tidak melakukan pengiriman atau transfer sisa dana kita sejak tahun 2016 dan 2017 yang nilainya mencapai Rp435 miliar, defisit anggaran yang terjadi mencapai Rp700 miliar. Tapi kalau pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan melakukan transfer jelang 31 Desember tahun ini, defisit tetap terjadi namun pada kisaran angka Rp300-an miliar,”jelas Abdul kadir, Rabu (18/10).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini lebih jauh mengemukakan, bahwa pada Kamis (19/10) pihak badan anggaran (Banggar) DPRD Bengkalis bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) akan melakukan konsultasi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempertanyakan realisasi pembayaran sisa anggaran sebesar Rp435 miliar tersebut.

Diakui Kadir, beban pembiayaan di APBD Bengkalis tahun 2017 cukup besar, dikarenakan terjadinya tunda bayar kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun 2016 mencapai Rp421,9 miliar yang kemudian ditanggung melalui APBD tahun 2017. Dampaknya jelas kepada kegiatan-kegiatan di SOPD Pemkab Bengkalis yang harus dilakukan pemangkasan pada APBD perubahan.

‘’Selain beban belum ditransfernya sisa dana bagi hasil (DBH) tahun  2016 dan tahun 2017 yang belum lunas, otomatis beban pembiayaan pada APBD tahun ini melonjak dikarenakan ada hutang pada pihak ketiga tahun 2016 sebesar Rp421,9 miliar yang harus dibayarkan tahun 2017 ini,”ujar Kadir menambahkan.(evi)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Awasi Anak dari Bahaya Lem Kambing

Selasa, 21 November 2017 - 13:36 WIB

Dirikan Posko Siaga Banjir di Batang Tuaka

Selasa, 21 November 2017 - 12:34 WIB

Bupati Inhil Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017

Selasa, 21 November 2017 - 11:42 WIB

Siswa SMPN 1 Tembilahan Hulu Juara III Olympiade IPA

Selasa, 21 November 2017 - 10:30 WIB

Sembilan Parpol Tetap  Wajib Isi Data Sipol

Selasa, 21 November 2017 - 09:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini