Wonderful Indonesia
Pekanbaru, riau
Pertunjukan Budaya Meriahkan Pelantikan Pengurus Pamor Riau
Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:06 WIB > Dibaca 1908 kali Print | Komentar
Pertunjukan Budaya Meriahkan Pelantikan Pengurus Pamor Riau
bagus santoso
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Jelang pelantikan pengurus Paguyuban Masyarakat Solo Riau (Pamor) pada Jumat (20/10) mendatang, pihak panitia terus mempersiapkan acara. Salah satunya dengan menggelar rapat dengan seluruh pengurus di lokasi pelantikan yakni Joglo yang beralamat di Jalan Pertanian, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Rabu (18/10).

Ketua umum Pamor Bagus Santoso mengatakan, dalam pelantikan pengurus nantinya pihak panitia akan mempertunjukan kesenian wayang kulit, musik-musik tradisional Jawa dan juga parade kuliner yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang datang. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk dapat bersama-sama menghadiri sekaligus menyaksikan pertunjukan budaya yang akan dilaksanakan.

“Saya mengajak sekaligus mengundang seluruh elemen masyarakat untuk dapat hadir dalam acara pelantikan sekaligus pertunjukan budaya tersebut. Selain pertunjukan budaya, juga akan ditampilkan parade kuliner seperti bakso, ayam penyet dan makanan khas lainnya,” ajaknya.

Lebih lanjut dikatakannya, anggota yang tergabung dalam Pamor selain berasal dari daerah Solo dan sekitarnya yang telah lama menetap di Riau. Juga memiliki latar belakang profesi yang bermacam-macam mulai dari birokrat, politisi dan juga pengusaha. Untuk itu, salah satu fokus program kerja yang akan dijalankan adalah pengembangan dunia usaha yang dipusatkan di Joglo Jalan Pertanian milik Pakde Tugimin.

“Pakde Tugimin sebagai dewan penasihat Pamor sudah memberikan sarana yang sangat luar biasa yakni joglo yang dijadikan pusat kegiatan. Kami harap organisasi ini dapat jadi sarana untuk memberikan sumbangsih pembangunan khususnya dalam hal budaya dan juga pengembangan usaha kecil menengah,” harapnya.

Dewan penasihat Pamor, Pakde Tu­gimin mengatakan, salah satu alasan pendirian joglo tersebut adalah sebagai sarana untuk menjalankan kegiatan dan tempat berkumpulnya masyarakat Jawa yang ada di Riau. Pasalnya ia menilai selama ini paguyuban yang ada hanya seperti siluman, yakni tidak memiliki tempat serta kegiatan, kemudian hanya muncul ketika mendekati musim pilkada saja.

“Karena saya merasa tergugah dengan hal itu, kemudian saya mendirikan joglo ini. Kebetulan setelah ada joglo ini,

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Kenalkan Tradisi Menggelek Tobu

Jumat, 17 November 2017 - 09:13 WIB

Mandi Safar, Rupat Dipadati Pengunjung

Rabu, 15 November 2017 - 08:59 WIB

Mengenang Sang Burung Waktu

Minggu, 12 November 2017 - 11:14 WIB

Tragis Rupa

Minggu, 12 November 2017 - 10:48 WIB

STAIN Bengkalis Gelar Aksi Peduli Desa

Rabu, 08 November 2017 - 08:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us