Wonderful Indonesia
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 1278 kali Print | Komentar
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pro dan kontra lahir dari pidato yang dibacakan Anies Baswedan saat pelantikan sebagai gubernur DKI Jakarta. Akibat menyinggung kata "pribumi", Anies bahkan sudah dilaporkan ke Bareskrim.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dirinya telah mengetahui pidato yang berpolemik itu. Akan tetapi, diakuinya dirinya akan mendengarkan secara utuh dulu apa yang disampaikan Anies, baru mengambil sikap.

"Di sini kami ingin melihat secara jernih dulu, bagaimana isi rekamannya, teksnya bagaimana dulu. Pelan-pelan dulu," katanya di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2017).

Sementara itu, saat disinggung, apakah dia akan memberikan teguran terhadap Anies tersebut, dia enggan menjawab. Dia hanya menyerahkan permasalahan itu kepada masyarakat untuk menilai.

"Saya enggak komentar dulu, biarkan masyarakat yang menilainya," tuntasnya.

Sebelumnya, Presiden RI BJ Habibie sudah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 26 Tahun 1998 tentang menghentikan penggunaan istilah pribumi dan non pribumi.

Adapun pengucapan itu dilarang di semua perumusan dan penyelenggaraan kebijakan, perencanaan program, ataupun pelaksanan kegiatan penyelenggaran pemerintahan. Sementara, dalam pidato perdana di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/10/2017) malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggunakan kata pribumi saat menyinggung kolonialisme dan kemerdekaan.

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini telah merdeka, saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ucap Anies dalam pidatonya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ketika Novel Baswedan Akhirnya Tiba di Gedung KPK

Kamis, 22 Februari 2018 - 18:30 WIB

Aliansi BEM Se-Indonesia Tolak UU MD3

Kamis, 22 Februari 2018 - 17:51 WIB

4 Provinsi Siaga Darurat Karhutla

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:45 WIB

Siap Bongkar Penganiayaan Ulama

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:33 WIB

Stop Tunjangan Kehormatan Ribuan Profesor

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us