Wonderful Indonesia
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 1147 kali Print | Komentar
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pro dan kontra lahir dari pidato yang dibacakan Anies Baswedan saat pelantikan sebagai gubernur DKI Jakarta. Akibat menyinggung kata "pribumi", Anies bahkan sudah dilaporkan ke Bareskrim.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dirinya telah mengetahui pidato yang berpolemik itu. Akan tetapi, diakuinya dirinya akan mendengarkan secara utuh dulu apa yang disampaikan Anies, baru mengambil sikap.

"Di sini kami ingin melihat secara jernih dulu, bagaimana isi rekamannya, teksnya bagaimana dulu. Pelan-pelan dulu," katanya di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2017).

Sementara itu, saat disinggung, apakah dia akan memberikan teguran terhadap Anies tersebut, dia enggan menjawab. Dia hanya menyerahkan permasalahan itu kepada masyarakat untuk menilai.

"Saya enggak komentar dulu, biarkan masyarakat yang menilainya," tuntasnya.

Sebelumnya, Presiden RI BJ Habibie sudah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 26 Tahun 1998 tentang menghentikan penggunaan istilah pribumi dan non pribumi.

Adapun pengucapan itu dilarang di semua perumusan dan penyelenggaraan kebijakan, perencanaan program, ataupun pelaksanan kegiatan penyelenggaran pemerintahan. Sementara, dalam pidato perdana di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/10/2017) malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggunakan kata pribumi saat menyinggung kolonialisme dan kemerdekaan.

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini telah merdeka, saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ucap Anies dalam pidatonya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...

Selasa, 21 November 2017 - 21:00 WIB

Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Presiden Joko Widodo Pun Jadi Marga Siregar

Selasa, 21 November 2017 - 17:44 WIB

Resmi Sandang Marga Siregar, Ini Nama Terbaru Putri Jokowi
Setnov Masih ’’Melawan”

Selasa, 21 November 2017 - 09:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini