Wonderful Indonesia
HASIL SURVEI MEDIAN
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:40 WIB > Dibaca 1304 kali Print | Komentar
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Prabowo Subianto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Di Pilpres 2019, konstituen partai politik (Parpol) pendukung pemerintah yang menyatakan akan memilih Prabowo Subianto ternyata cukup banyak.

Adapun fakta tersebut terungkap dari hasil survei Media Survei Nasional (Median). Survei juga menanyakan siapa presiden pilihan para responden pada survei bertajuk "Menakar Loyalitas dan Persepsi Grassroot partai terhadap Jokowi" yang digelar 14-22 September lalu.

Melibatkan para responden yang merupakan konstituen partai-partai politik di akar rumput, hasil survei itu menyatakan bahwa konstituen dari parpol pendukung pemerintah ada yang menyatakan akan memilih Prabowo Subianto.

Namun, persentasenya lebih kecil dibanding yang menyatakan akan memilih kembali Jokowi di Pilpres 2019. Misalnya, responden yang merupakan konstituen Partai NasDem, terdapat 12 persen yang menyatakan akan memilih Prabowo.

Di sisi lain, 36 persen lainnya menyatakan akan memilih Jokowi. Sisanya menyatakan memilih kandidat lain.

"Kemudian dari responden yang merupakan konstituen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), 14,6 persen menyatakan memilih Prabowo. Dari PDIP terdapat 23,8 persen menyatakan memilih Prabowo, Golkar (38 persen), PPP (27,5 persen), Hanura (5 persen) dan Perindo (25,3 persen). Perindo diketahui telah menyatakan mendukung Jokowi," katanya.

Selanjutnya, responden yang merupakan konsituen PKB yang menyatakan memilih Jokowi mencapai 46 persen, PDIP (68,3 persen), Golkar (20 persen), PPP (25 persen), Hanura (46 persen) dan Perindo (18,2 persen).

Sementara, untuk parpol oposisi yang memilih Prabowo masing-masing PKS (31,3 persen), Gerindra (67 persen), Demokrat (36,4 persen), PAN (38,7 persen), PBB (35,3 persen). Responden yang memilih Jokowi masing-masing PKS (2,5 persen), Gerindra (3,7 persen), Demokrat (21 persen), PAN (32,7 persen), PBB (16 persen).

“Kami menyimpulkan, pemilih Jokowi terbanyak datang dari responden yang merupakan konstituen PDIP, NasDem, PKB dan Hanura. Sementara yang memilih Prabowo datang dari Gerindra, PKS, Golkar, Demkrat, PAN dan PPP," tuturnya.

Diketahui, survei dilakukan pada 14-22 September 2017, dengan melibatkan seribu orang responden yang telah memiliki hak memilih di seluruh Indonesia. Survei menggunakan metode multi stage random sampling, dengan margin error berkisar 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.(gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us