Wonderful Indonesia
Jusuf Kalla Nilai Pembentukan Densus Tipikor Tak Perlu
Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:48 WIB > Dibaca 1457 kali Print | Komentar
Jusuf Kalla Nilai Pembentukan Densus Tipikor Tak Perlu
Jusuf Kalla
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) di bawah kepolisian se­pertinya bakal terhambat. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai pembentukan Densus Tipikor malah membuat takut pejabatpublik dan pada akhirnya bisa memperlambat pemerintahan.

JK mengatakan, saat ini pemberantasan korupsi semestinya difokuskan sebagai urusan KPK. Polisi bisa membantu KPK dengan memaksimalkan kinerja. Apalagi polisi juga sudah punya struktur dari pusat hingga ke pelosok daerah.

”Dan (polisi) lebih banyak kantornya. Tidak berarti perlu ada tim baru untuk melakukan (pemberantasan korupsi) itu. Tim yang ada sekarang juga bisa,” ungkap JK di kantor Wakil Presiden, Selasa (17/10).

Dia mengingatkan, di kepolisian juga masih banyak persoalan korupsi yang harus ditangani. Dia berharap tugas tersebut bisa diselesaikan dengan maksimal.

”Banyak juga masalah korupsi itu internal polisi,” tambah dia.

Pembentukan Densus Tipikor itu, lanjut Wapres, malah berdampak kurang bagus bagi pemerintahan. Selama ini ada fenomena pejabat yang ketakutan dalam mengambil kebijakan karena khawatir terseret kasus korupsi. Sehingga, pejabat publik tidak bisa segera mengambil keputusan.

”Berbahaya kalau semua pejabat takut. Walaupun dia tidak korup, takut juga mengambil keputusan,” ujarnya.

JK melihat ada fenomena perlu menjaga profesionalitas dalam pemberantasan korupsi. Penegak hukum termasuk polisi dan jaksa harus bisa menjaga objektivitas dalam penanganan kasus. ”Jangan hanya yang penting membasmi (korupsi), kadang-kadang disapu semua, ketakutan yang muncul,” tegas dia.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi

Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 WIB

Pengurus PWI Riau dan Daerah Hadiri Konkernas PWI di Bengkulu
Dua Orang yang Membantu Pembakaran Mapolres Dharmasraya Ditangkap
Setya Novanto Resmi Ditahan KPK

Sabtu, 18 November 2017 - 01:05 WIB

Fahri Hamzah Muak Lihat Sandiwara KPK

Sabtu, 18 November 2017 - 00:57 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us