Wonderful Indonesia
Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
BBPOM dan Lintas Sektor Terkait Segera Cari Solusi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:58 WIB > Dibaca 1090 kali Print | Komentar
BBPOM dan Lintas Sektor Terkait Segera Cari Solusi
PAK Kepala BBPOM Pekanbaru, beberapa waktu lalu, kami masih ingat bapak pernah melakukan penyegelan terhadap satu gudang pangan yang ada di Meranti ini. Sampai sekarang kami lihat gudang itu masih tersegel. Maksud kami dari pada bahan pangan yang ada itu dimusnahkan begitu saja, mungkin ada baiknya dihibahkan saja ke pemerintah daerah Pak, sehingga bahan pangan itu bisa dinikmati oleh masyarakat di Kepulauan Meranti. Dari pada dibiarkan lama-lama di gudang akhirnya bahan pangan itu kedaluarsa, dan tidak layak guna lagi.

WA: 081378024XXX


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Terkait penyegelan barang impor di gudang PT (persero) Pelindo I Cabang Selatpanjang oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kepulauan Meranti waktu lalu, Kepala BPOM Provinsi Riau Mohamad Kashuri akan mencarikan solusi.

‘’Kami sudah mengkoordinasikan dengan Pemda Meranti dan Kakanwil Bea Cukai Riau kaitan dengan tindak lanjut penanganan barang bukti,’’ kata Kashuri saat dikonfirmasi Riau Pos, Selasa (17/10).

Di samping itu pihaknya juga dengan lintas sektor terkait segera mencari solusi terbaik yang tentunya penanganan barang bukti harus sesuai peraturan perundangan.

Ia berharap barang pangan yang masuk ke Kepulauan Meranti mengikuti aturan dan setiap barang pangan import yang masuk ke suatu negara juga mengantongi rekomendasi dari negara asal agar selama dikonsumsi oleh masyarakat tidak bermasalah dan terjamin nilai gizinya.(man)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Warung Tuak Ganggu Waktu Istirahat Warga

Sabtu, 18 November 2017 - 10:38 WIB

Warga Pertanyakan Usulan Perbaikan Drainase

Sabtu, 18 November 2017 - 10:31 WIB

 Bagaimana Mendapatkan Layanan RSJ?

Sabtu, 18 November 2017 - 10:28 WIB

Bagaimana Cara Agar Warga Miskin Terbantu

Jumat, 17 November 2017 - 11:10 WIB

Wako: Perlu Peranan Masyarakat Ikut Menjaga Lingkungan

Jumat, 17 November 2017 - 11:02 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us