Wonderful Indonesia
Kapal Tenggelam Jadi Obyek Wisata Bahari Baru di Indonesia
Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:47 WIB > Dibaca 1100 kali Print | Komentar
Kapal Tenggelam Jadi Obyek Wisata Bahari Baru di Indonesia
Kapal Tenggelam Jadi Obyek Wisata Bahari Baru di Indonesia.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Satu lagi terobosan cerdas didorong pemerintah di bidang bahari. Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) mulai ditata. Mulai dicreate menjadi tempat wisata menarik. Utamanya bagi mereka yang hobi menyelami lautan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan sampai turun langsung mengawal hal ini. Dia menyebut, BMKT harus digunakan untuk mendukung pengembangan Pariwisata. Luhut juga mendorong dibentuknya Tim untuk mengkaji pemanfaatan BMKT, dengan melibatkan semua institusi terkait, khususnya Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Kemenpar, menurutnya, bisa menciptakan dongeng atau story telling yang menarik. Sama halnya dengan ’Titanic’ dan ’Van Der Wijk’ sehingga bisa menarik wisatawan.

“Primadona Indonesia ke depan adalah pariwisata! Untuk itu BMKT harus dimanfaatkan dan dipromosikan. Targetnya seperti keluarga dari prajurit Perang Dunia II yang ikut dalam kapal perang yang tenggelam tersebut,” ujar Luhut saat memimpin Rapat Kordinasi Kemaritiman perihal Penataan Alur Pelayaran di Jakarta, Selasa (17/10).

Luhut memimpin rakor yang ikut dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dan di rapat itu, dia tak segan menyerahkan kendali ke Kemenpar untuk menentukan BMKT mana yang bisa dijual, dan mana yang dijadikan cagar budaya. Data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan potensi pemanfaatan BMKT sebagai obyek wisata dapat mencapai USD 800-126.000 per bulan per lokasi.

“Kekayaan wisata bahari Indonesia harus terus digali. Potensi kita besar sekali, cuma kurang dipromosikan,” ucap Luhut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga seirama dengan Menko Luhut. Menurutnya, Indonesia merupakan bagian dari konektivitas dunia sejak masa lalu. Dan hal ini, menurut dia, harus dilestarikan. Dan yang lebih penting lagi, BMKT akan lebih mahal dijual jika berorientasi terhadap pelayanan, bukan lebih ke benda atau produknya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Sambut Hari Angklung Sedunia, Saung Udjo Gelar Angklung Pride ke-7
Minggu Pagi, Pasar “Instagramable” Karetan Bikin Kompetisi Vlog
Resmi Ikut Co-Branding, Adrenalin Fitri Carlina Makin Tinggi untuk Pariwisata Indonesia
Yuk, Berakhir Pekan dengan Wayang Ajen dan Suguhan Budaya di Ciamis
Punya KEK Mandalika, Kaum Tua dan Muda di NTB Demam Pariwisata
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us