Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Pekanbaru, riau
Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan
Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:11 WIB > Dibaca 859 kali Print | Komentar
Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan
M ALI NURMAN/riau pos TERSANGKA UJARAN KEBENCIAN: Muhammad Abdullah Harsono (depan), tersangka ujaran kebencian anggota sindikat Saracen dikawal penyidik Bareskrim saat dilakukan penyerahan tahap II, di Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Selasa (17/10/2017).
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) - Muhammad Abdullah Harsono, lebih banyak diam saat berada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Wajahnya tenang. Dia sesekali melihat saat kamera wartawan mengabadikan wajahnya. Dia adalah salah satu dari anggota jaringan ujaran kebencian Saracen.

Terhadap Abdullah Harsono, Selasa (17/10) dilakukan penyerahan tahap II barang bukti, berkas perkara dan tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri. Karena aksinya pada kisaran 2015 dilakukan di Pekanbaru, maka penyerahan tahap II dan penuntutan pun dilakukan di Pekanbaru.

Pantauan Riau Pos, Abdullah Harsono sudah berada di Pekanbaru Selasa siang setelah dibawa dari Jakarta. Dia didampingi oleh penyidik Bareskrim dan jaksa dari Kejaksaan Agung. Setelah proses administrasi berlangsung, dia kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk untuk menjalani penahanan hingga menjalani persidangan.

‘’Hari ini ada pelimpahan tahap II. Dari Mabes Polri ke Kejagung. Karena locusnya pada 9 April 2015 sampai 24 Agustus 2015 di Jalan Bawal No 31 Wonorejo Marpoyan Damai, di rumahnya. Penuntutan di sini (Pekanbaru),’’ kata Kasi Pidum Kejari Pekanbaru Achmad Yusuf Ibrahim.

Yusuf mengungkapkan, dari berkas yang diterima pihaknya, Abdullah Harsono dijerat pasal berlapis. Yakni, pertama pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Kedua pasal 16 juncto pasal 4 huruf B angka 1 UU 40/ 2008  tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Ketiga pasal 156 KUHP tentang di muka umum menyatakan perasaan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

Dan keempat  pasal 207 KUHP dengan sengaja di muka umum menghina penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. ’’Tersangka dilakukan penahanan,’’ jelas Yusuf.

Dalam perkara ujaran kebencian Saracen, seorang lagi tersangka yang juga ditangkap di Pekanbaru, Jasriadi saat ini masih dalam pemberkasan di Jakarta. ‘’Yang satu tersangka lagi berkasnya masih dilengkapi,’’ singkatnya.

Abdullah Harsono ditangkap Badan Reserse Kriminal (Ba­reskrim) Mabes Polri, Rabu (30/8) lalu di kediamannya. Penangkapan dilakukan oleh polisi yang berpakaian sipil dan disaksikan Ketua RT 02 Wagino.

Penangkapan terhadapnya  dilakukan polisi pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Polisi yang datang menangkap menggunakan dua mobil, tiga orang dari petugas yang akan datang melakukan penangkapan terlebih dahulu datang ke rumah ketua RT 02 ini. Polisi saat menangkap mengamankan dua unit
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov

Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 WIB

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun

Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 WIB

Novanto Sempat Disembunyikan Jurnalis Metro TV? Ini Kata Polisi
Pemenang Sayembara Cari Novanto Ternyata Bukan Tiang Listrik, melainkan...
Setya Novanto Kecelakaan Naik Fortuner, Begini Penjelasan Toyota
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us