Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Pekanbaru, riau
Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan
Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:11 WIB > Dibaca 954 kali Print | Komentar
Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan
M ALI NURMAN/riau pos TERSANGKA UJARAN KEBENCIAN: Muhammad Abdullah Harsono (depan), tersangka ujaran kebencian anggota sindikat Saracen dikawal penyidik Bareskrim saat dilakukan penyerahan tahap II, di Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Selasa (17/10/2017).
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) - Muhammad Abdullah Harsono, lebih banyak diam saat berada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Wajahnya tenang. Dia sesekali melihat saat kamera wartawan mengabadikan wajahnya. Dia adalah salah satu dari anggota jaringan ujaran kebencian Saracen.

Terhadap Abdullah Harsono, Selasa (17/10) dilakukan penyerahan tahap II barang bukti, berkas perkara dan tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri. Karena aksinya pada kisaran 2015 dilakukan di Pekanbaru, maka penyerahan tahap II dan penuntutan pun dilakukan di Pekanbaru.

Pantauan Riau Pos, Abdullah Harsono sudah berada di Pekanbaru Selasa siang setelah dibawa dari Jakarta. Dia didampingi oleh penyidik Bareskrim dan jaksa dari Kejaksaan Agung. Setelah proses administrasi berlangsung, dia kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk untuk menjalani penahanan hingga menjalani persidangan.

‘’Hari ini ada pelimpahan tahap II. Dari Mabes Polri ke Kejagung. Karena locusnya pada 9 April 2015 sampai 24 Agustus 2015 di Jalan Bawal No 31 Wonorejo Marpoyan Damai, di rumahnya. Penuntutan di sini (Pekanbaru),’’ kata Kasi Pidum Kejari Pekanbaru Achmad Yusuf Ibrahim.

Yusuf mengungkapkan, dari berkas yang diterima pihaknya, Abdullah Harsono dijerat pasal berlapis. Yakni, pertama pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Kedua pasal 16 juncto pasal 4 huruf B angka 1 UU 40/ 2008  tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Ketiga pasal 156 KUHP tentang di muka umum menyatakan perasaan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

Dan keempat  pasal 207 KUHP dengan sengaja di muka umum menghina penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. ’’Tersangka dilakukan penahanan,’’ jelas Yusuf.

Dalam perkara ujaran kebencian Saracen, seorang lagi tersangka yang juga ditangkap di Pekanbaru, Jasriadi saat ini masih dalam pemberkasan di Jakarta. ‘’Yang satu tersangka lagi berkasnya masih dilengkapi,’’ singkatnya.

Abdullah Harsono ditangkap Badan Reserse Kriminal (Ba­reskrim) Mabes Polri, Rabu (30/8) lalu di kediamannya. Penangkapan dilakukan oleh polisi yang berpakaian sipil dan disaksikan Ketua RT 02 Wagino.

Penangkapan terhadapnya  dilakukan polisi pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Polisi yang datang menangkap menggunakan dua mobil, tiga orang dari petugas yang akan datang melakukan penangkapan terlebih dahulu datang ke rumah ketua RT 02 ini. Polisi saat menangkap mengamankan dua unit
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Bawaslu Panggil Tiga ASN
Berkas Syarat Calon Diteliti Sepekan
Senin, 22 Januari 2018 - 10:47 wib
Fun Walk HUT Ke-4 RS Awal Bros Panam
Terus Berinovasi dan Lebih Dekat dengan Masyarakat
Senin, 22 Januari 2018 - 10:45 wib

Dewan Minta Siak IV Selesai Tepat Waktu
Senin, 22 Januari 2018 - 10:40 wib

Masih Banyak Warga Belum Terdata
Senin, 22 Januari 2018 - 10:39 wib

DPRD Minta BLH Tindak Perusahaan Nakal
Senin, 22 Januari 2018 - 10:37 wib
POLITIK
Kerukunan Masyarakat Jawa Riau Siap Menangkan Pasangan AYO
Senin, 22 Januari 2018 - 10:28 wib
Kota Dumai
Wako Laporkan Pengelola Pasar Gudang
Senin, 22 Januari 2018 - 10:18 wib
Kecamatan Lima Puluh - Pekanbaru
Dibegal dan Dipukul Jarak 50 Meter dari Rumah
Senin, 22 Januari 2018 - 10:16 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cemburu kepada Pacar, Posting Video Mesum di Media Sosial
Saya Terpaksa Ikut Suami, karena Ia Selalu Sakit

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:04 WIB

Tak Lama Lagi Nasib Kedua Terdakwa Ditentukan Hakim

Sabtu, 20 Januari 2018 - 05:55 WIB

Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us