Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SERUPA KASUS LAPINDO
Pemerintah Disarakan Ambil Alih Mekanisme Ganti Rugi Korban First Travel
Sabtu, 14 Oktober 2017 - 16:10 WIB > Dibaca 1907 kali Print | Komentar
Pemerintah Disarakan Ambil Alih Mekanisme Ganti Rugi Korban First Travel
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mekanisme ganti rugi yang seharusnya merupakan kewajiban First Travel (FT) diharapkan dapat diambil alih pemerintah. Cara itu serupa ganti rugi untuk korban lumpur Lapindo.

Titi Hariyati, salah seorang jemaah asal Surabaya, Jawa Timur, menyatakan jumlah jemaah yang menjadi korban penipuan FT sudah tersebar di seluruh indonesia. Tidak semua dari total 59 ribu jemaah tersebut yang mampu mengadvokasi dirinya untuk mendapatkan hak-haknya.

Dia sendiri mengkoordinasi 1.250 jamaah. Di samping dari Jatim, mereka juga berasal dari beberapa daerah seperti Palembang, Pontianak, dan Bengkulu. Rata-rata tidak mampu untuk menyewa pengacara untuk mengawal kasus itu.

“Mereka bikin WA (whatsapp, red) saja tidak bisa,” ujarnya.

Titi menilai, penipuan dengan korban sebanyak itu layak disetarakan dengan korban lumpur Lapindo yang jumlahnya juga ribuan orang.

“PT Lapindo itu swasta, FT juga swasta, kenapa pemerintah tidak bisa mengambil alih? Saya rasa pemerintah mampu,” jelasnya.

Jemaahny, imbuhnya, sudah lelah dengan proses yang panjang dan berlarut-larut. Mulai dari berbagai pertemuan hingga proses sidang PKPU. Dia memandang, pemerintah harus memberikan solusi yang tepat bagi jamaah.

Kata dia lagi, membekukan FT tidak memberikan penyelesaian apa pun terhadap ribuan jamaah yang sudah masuk daftar tunggu.

“Ini ibaratnya pemerintah membangun tanggul, padahal airnya sudah masuk ke dalam rumah,” tuturnya.

Di sisi lain, menurut Dirjen Pelayanan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Nizar Ali kewenangan yang dimiliki Kemenag hanyalah seputar pemberian maupun pencabutan izin pada FT.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Pilgubri 2018
Baliho Kampanye Jangan Asal Pasang
Senin, 22 Januari 2018 - 10:55 wib

Dukung Pengembangan Industri di Riau
Senin, 22 Januari 2018 - 10:52 wib
Bawaslu Panggil Tiga ASN
Berkas Syarat Calon Diteliti Sepekan
Senin, 22 Januari 2018 - 10:47 wib
Fun Walk HUT Ke-4 RS Awal Bros Panam
Terus Berinovasi dan Lebih Dekat dengan Masyarakat
Senin, 22 Januari 2018 - 10:45 wib

Masih Banyak Warga Belum Terdata
Senin, 22 Januari 2018 - 10:39 wib
POLITIK
Gagal Balon, Syamsurizal ke Firdaus-Rusli
Senin, 22 Januari 2018 - 10:38 wib

DPRD Minta BLH Tindak Perusahaan Nakal
Senin, 22 Januari 2018 - 10:37 wib
POLITIK
Kerukunan Masyarakat Jawa Riau Siap Menangkan Pasangan AYO
Senin, 22 Januari 2018 - 10:28 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cemburu kepada Pacar, Posting Video Mesum di Media Sosial
Saya Terpaksa Ikut Suami, karena Ia Selalu Sakit

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:04 WIB

Tak Lama Lagi Nasib Kedua Terdakwa Ditentukan Hakim

Sabtu, 20 Januari 2018 - 05:55 WIB

Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us