Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BERSAKSI UNTUK ANDI NAROGONG
Disebut Mangkir di Persidangan e-KTP, Ini Komentar Ganjar Pranowo
Jumat, 13 Oktober 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 1337 kali Print | Komentar
Disebut Mangkir di Persidangan e-KTP, Ini Komentar Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akhirnya memenuhi panggilan untuk bersaksi bagi terdakwa kasus korupsi e-KTP, Andi Narogong di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Ganjar sempat menunda kehadiran. Dalam persidangan, Ganjar sempat meluapkan kemarahannya. Bukan tanpa alasan, itu karena dia tak terima disebut mangkir pada sidang Senin (8/10/2017) lalu. Kepada majelis hakim yang dipimpin John Halasan Butar Butar, dia mengakui bila telah menerima undangan dari KPK untuk bersaksi.

Akan tetapi, dia meminta izin kepada KPK untuk tidak hadir lantaran Presiden Joko Widodo berkunjung ke Semarang pada hari itu juga.

"Hari Senin ada Pak Presiden saya izin (tidak hadir kepada jaksa). Boleh enggak, saya di waktu berikutnya, (dijawab) boleh, gitu," ujarnya di Pengadilan Negeri Tipikor, Jumat (13/10/2017).

Ganjar merasa ketidakhadirannya itu dengan alasan yang jelas. Namun, dia malah disebut mangkir.

"Masak tulisannya mangkir. Enggak enak banget rasanya," imbuhnya.

Ganjar akan bersaksi untuk Andi Narogong. Bukan Ganjar saja, turut juga saksi yang dihadirkan jaksa KPK adalah Dedi Priyono (kakak Andi Narogong) dan Jimmy Iskandar Tedjasusila anggota tim dari PT Java Trade Utama.

Dalam perkara ini, Andi Narogong didakwa melakukan korupsi proyek e-KTP dengan memperkaya sejumlah pihak. Sementara itu, nama Ganjar pertama muncul dalam dakwaan Irman dan Sugiharto yang disusun jaksa, yakni diduga menerima dana USF 520 ribu terkait e-KTP.

Namun, Ganjar berkali-kali membantah pernah menerima uang tersebut. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar
Selasa, 12 Desember 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KECELAKAAN SETNOV
Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:30 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Kekompakan Fraksi Golkar Rusak karena Aziz Syamsuddin
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:50 wib
TERJADI DALAM SEBUAH PERTEMPURAN
Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:40 wib
PERKETAT RUANG GERAK TERORIS
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:20 wib
DIAJUKAN PKS
Usai Reses, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Diproses DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PKS
Ketika Program “Ekonomi Meroket” Jokowi Masih "Jauh Panggang dari Api"
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:00 wib
MASIH PUNCAKI HASIL SURVEI
Pesaing Utama Jokowi di Pilpres 2019 Bukan Prabowo, melainkan...
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:30 wib
TANGGAPI SIKAP ANGGOTA FRAKSI
Aziz Syamsuddin Ditolak Jadi Ketua DPR, Mahyudin: Dia Dizalimi!
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:05 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:00 WIB

Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 19:50 WIB

Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Terkait Kasus Victor Laiskodat, Polri Minta MKD Segera Bersikap
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us