Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS DUGAAN PENGGELAPAN TANAH
Selepas Pelantikan, Sandiaga Uno Akan Diperiksa Polisi
Jumat, 13 Oktober 2017 - 19:20 WIB > Dibaca 1569 kali Print | Komentar
Selepas Pelantikan, Sandiaga Uno Akan Diperiksa Polisi
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait kasus dugaan penggelapan tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten pada 2012 lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Pemeriksaan Sandiaga oleh Polda Metro Jaya itu rencananya dilakukan selepas pelantikannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Ya nanti kami lihat rencana dari penyidik. Sebelum pelantikan kan pasti sibuk ya, artinya kami memberikan waktu dan ruang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Meski begitu, Argo belum bisa memastikan kapan waktu pemeriksaan terhadap Sandiaga. Dia menyatakan, semua itu merupakan kewenangan dari penyidik yang menangani kasus tersebut.

"Tentunya kami melihat beliau akan melaksanakan kegiatan. Nanti kan penyidik pasti mempunyai jadwal tersendiri, pas waktu luang atau apa," tuturnya.

Sejatinya, Sandiaga pada Rabu (11/10/2017) kemarin diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan tanah. Akan tetapi, dia tidak bisa hadir lantaran ada kepentingan menjelang pelantikannya.

Sandiaga Uno sebelumnya dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati Susilo ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten pada 2012 lalu. Laporan itu dibuat pada 8 Maret 2017.

"Yang dilaporkan masalah penggelapan, Pasal 372 KUHP. Terlapornya Andreas Tjahyadi dan Sandiaga Uno," kata Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (13/3/2017).

Adapun laporan bernomor LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum itu baru didisposisi ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Hingga sekarang, polisi belum memanggil pihak-pihak terkait laporan itu. (cr5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini