Wonderful Indonesia
PANDANGAN KPAI
Polisi Diminta Kenakan Pasal Perlindungan Anak terhadap RS Mitra Keluarga
Jumat, 13 Oktober 2017 - 17:30 WIB > Dibaca 1119 kali Print | Komentar
Polisi Diminta Kenakan Pasal Perlindungan Anak terhadap RS Mitra Keluarga
Bayi Debora. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dalam penuntasan perkara kematian bayi Debora, Polda Metro Jaya dinilai sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Hal itu sebagaimana pandangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Bayi Debora sendiri merupakan anak yang meninggal karena diduga lambat mendapat pertolongan dari pihak rumah sakit. Di sisi lain, KPAI juga meminta agar RS Mitra Keluarga Kalideres dijerat ‎pasal berlapis.

Misalnya, dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

‎"Salah satu tupoksi KPAI ialah melaporkan tindak pidana yang berkaitan dengan anak. Ini jadi pertimbangan juga untuk Polda agar menggunakan UU Perlindungan Anak," kata Komisioner KPAI Jasra Putra di kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).

Menurutnya, banyak laporan yang masuk ke KPAI terkait penelantaran rumah sakit terhadap pasien anak. Karena itu, dia meminta agar proses hukum RS Mitra Keluarga Kalideres itu harus dituntaskan.

"Ini pintu masuk bagi KPAI untuk membongkar sisi gelap dan gunung es terhadap keluarga kurang mampu. Ini akan terus menjadi sisi gelap kalau tidak dikelarkan masalah hukumnya," imbuhnya.

Diterangkannya, KPAI akan terus memantau proses hukum RS Mitra Keluarga Kalideres yang tengah bergulir di Polda Metro Jaya.

"Kami pantau terus proses hukum yang sudah berlangsung, termasuk sanksi yang dikeluarkan Dinkes," jelasnya.

Bayi Debora meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat pada 3 September 2017 lalu. Dia meregang nyawa lantaran tak mendapatkan perawatan medis intensif. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar
Selasa, 12 Desember 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KECELAKAAN SETNOV
Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:30 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Kekompakan Fraksi Golkar Rusak karena Aziz Syamsuddin
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:50 wib
TERJADI DALAM SEBUAH PERTEMPURAN
Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:40 wib
PERKETAT RUANG GERAK TERORIS
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:20 wib
DIAJUKAN PKS
Usai Reses, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Diproses DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PKS
Ketika Program “Ekonomi Meroket” Jokowi Masih "Jauh Panggang dari Api"
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:00 wib
MASIH PUNCAKI HASIL SURVEI
Pesaing Utama Jokowi di Pilpres 2019 Bukan Prabowo, melainkan...
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:30 wib
TANGGAPI SIKAP ANGGOTA FRAKSI
Aziz Syamsuddin Ditolak Jadi Ketua DPR, Mahyudin: Dia Dizalimi!
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:05 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 WIB

Eks Kontributor Metro TV Diperiksa KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:00 WIB

TNI-Polri Akan Selalu Berjalan Beriringan Hadi Tawarkan Kapolri Ngopi
Tokoh Tionghoa Riau Promosikan Tanjak dalam Munas VI PSMTI
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us