Wonderful Indonesia
Riau Creative Centre, Sebuah Proyek Perubahan
Jumat, 13 Oktober 2017 - 14:47 WIB > Dibaca 1058 kali Print | Komentar
Riau Creative Centre, Sebuah Proyek Perubahan
BERDIALOG: Kepala Badan Ekonomi Kreatif Nasional Triawan Munaf (kiri), Kadis Pariwisata Riau Fahmizal (kanan), dan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa berfoto dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.
Berita Terkait

Dispar Akan Bentuk Riau Creative Center



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gagasan penciptaan ruang publik bernama Riau Creative Centre yang dicetuskan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa terbilang menarik. Apalagi, gagasan itu memang menjadi sebuah kewajibannya dalam mengikuti Diklat PIM III, Angkatan I, 2017 beberapa bulan terakhir ini.

 Mengapa Riau Creative Centre ini menarik? Karena akan memberi manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif yang mulai marak di Riau. Selain itu, ruang tersebut juga menjadi wadah untuk berbagi informasi tentang aktivitas pelaku ekonomi kreatif kepada masyarakat secara luas. 

‘’Ini sebuah kewajiban dan saya mendapat tugas untuk menciptakan proyek perubahan yang saya beri nama Riau Creative Centre. Paling tidak, saya ingin memaksimalkan pengabdian saya di dinas tempat saya bekerja,’’ ulas pencipta lagu, ‘‘Di Jakarta Orang Tertawa’’ ini kepada Riau Pos, Kamis (12/10) di ruang kerjanya. 

Dandun menjelaskan, Riau Creative Centre sendiri terdiri dari dua item yakni, fisik dan nonfisik. Apa itu fisik yang dimaksudkan dalam proyek perubahan ini? Penyediaan sarana prasarana bagi pelaku ekonomi kreatif dalam suatu wadah atau wilayah. Sedangkan nonfisik adalah menyediakan sarana dan prasarana sebagai pusat informasi. Baik fisik maupun nonfisik itu bertujuan untuk, pertama, memberi wawasan dan edukasi kepada pelaku ekonomi kreatif. Kedua, menciptakan ruang kreatif sebagai aktivitas pelaku ekonomi kreatif. Ketiga, meningkatkan pelayanan publik bagi pelaku ekonomi kreatif, wisatawan, dan masyarakat. Keempat, memberi nilai tambah ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya masyarakat. Dan kelima, menciptakan sumber pendapatan daerah. 

‘’Saat ini, baik fisik maupun nonfisik yang saya maksudkan, sudah mulai berjalan dan berharap bisa segera diselesaikan secara maksimal,’’ ungkapnya.

Lebih jauh dipaparkan Dandun, proyek tersebut didudukung oleh tiga seksi yang berada di bawah bidang ekonomi kreatif yakni, seksi ekonomi kreatif berbasis seni budaya, seksi berbasis media, desain, dan Iptek, serta kerja sama pengembangan ekonomi kreatif. Untuk mewujudkan semua keinginan tersebut tentu saja memerlukan dukungan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan juga masyarakat. 
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Politik
Demokrat Berikan Surat Tugas ke Wardan-SU
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 18:58 wib

Sentuhan Warna Natural Trend Tahun 2018
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 16:41 wib
Menkes RI Resmikan Porkesremen Nasional
Rehabilitan Mampu Ceramah dengan Percaya Diri
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 15:07 wib

222 Mahasiswa FH Unilak Yudisium
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 14:42 wib

Nursyafri Tanjung Nakhodai REI Riau Periode 2017-2020
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 14:27 wib

Tarif Promo Harus di Atas Tarif Batas Bawah
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 12:19 wib

Pemprov Riau-BRK MoU Transaksi Nontunai
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 11:33 wib
TAMU REDAKSI
HSBC Perluas Jangkauan ke Masyarakat
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 11:31 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Pelangiran Utusan Riau Ikut Lomba Cipta Menu
Sabtu, 20 Oktober 2017 - 11:21 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Nursyafri Tanjung Harapkan Dukungan Semua Pihak

Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:32 WIB

Nursyafri Tanjung Nakhodai REI Riau Periode 2017-2020

Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:27 WIB

Pemprov Riau-BRK MoU Transaksi Nontunai

Jumat, 20 Oktober 2017 - 11:33 WIB

HSBC Perluas Jangkauan ke Masyarakat

Jumat, 20 Oktober 2017 - 11:31 WIB

Bayar Parkir Praktis Pakai E-Money di Bandara SSK II
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini