Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SEGERA DISERAHKAN KE JPU
Berkas Perkara Tiga Tersangka First Travel Segera Rampung
Kamis, 12 Oktober 2017 - 18:45 WIB > Dibaca 971 kali Print | Komentar
Berkas Perkara Tiga Tersangka First Travel Segera Rampung
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Berkas penyidikan atas tiga tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang puluhan ribu jemaah umrah PT First Travel Anugerah Karya Wisata (First Travel) segera dirampungkan Polri.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, tiga tersangka yakni Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasiban dan Siti Nuraidah Hasibuan akan segera diserahkan ke jaksa penuntut umum.  

“Prosesnya sedang diberkas, tidak lama juga akan kami limpahkan ke kejaksaan dan pengadilan,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dia mengharapkan ketiga tersangka bisa segera diadili. Kata Tito, kasus itu berawal dari13 laporan korban.  Ternyata, kerugian masyarakat yang menjadi korban First Travel lebih dari Rp1 triliun.

Parahnya lagi, sekitar 46 ribu masyarakat yang telah membayar ke First Travel justru gagal diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Menurut Tito, persoalan itu pun sudah dibahas dalam rapat bersama di Kementerian Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukkam).

Hal itu bertujuan untuk penanganan terhadap jemaah First Travel.

"Penyelesaiannya sudah dilakukan rapat lintas sektoral di Kemenkopolhukkam untuk bagaimana menangani terutama jemaahnya,” terangnya.

Di tempat berbeda, anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq meminta semua pihak menjadikan kasus First Travel sebagai pintu masuk untuk membongkar berbagai kejahatan seperti penipuan, pencucian uang dengan modus travel itu.

Menurutnya, para korban harus bersikap kooperatif untuk memberikan data, fakta dan  realita terkait korban First Travel.

“Saya prihatin ada agen dari Jawa Timur yang meninggal karena tekanan jemaah. Kami termasuk mempersiapkan RUU Penyelenggaran Haji dan Umrah untuk menjaga hak-hak jemaah haji dan umrah,” tuntas politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi VIII DPR dengan korban First Travel, Kamis (12/10/2017). (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Ditanya Keterlibatan Andi di Proyek e-KTP, Mantan Dirut PNRI Berkelit
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini