Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILAKUKAN SEJUMLAH PENDUKUNG CABUP TOLIKARA
Tjahjo seperti Tertampar akibat Penyerangan Kantor Kemendagri
Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:45 WIB > Dibaca 918 kali Print | Komentar
Tjahjo seperti Tertampar akibat Penyerangan Kantor Kemendagri
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penyerangan kantor Kemendagri oleh sekelompok pendukung salah satu pasangan calon Bupati Tolikara, Rabu (11/10/2017), seolah menampar wajah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Terlebih, sepuluh orang terluka akibat peristiwa itu. Baik Pamdal, pegawai Kemdagri maupun salah seorang kamerawan televisi. Adapun Tjahjo merasa demikian karena para pengunjuk rasa sudah diterima secara baik-baik untuk menyampaikan aspirasi mereka. Baik oleh Tjahjo sebagai Mendagri, maupun oleh sejumlah pejabat Kemendagri lainnya.

Pihaknya sudah menjelaskan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan pasangan Jhon Tabo-Barnabas Weya, berkekuatan hukum final dan mengikat. Karena itu tidak mungkin dibatalkan oleh Kemendagri. Begitu pula dengan penetapan pasangan Usman G Wanimbo-Dinus Wanimbo sebagai pasangan bupati terpilih, tidak mungkin ditolak.

"Jadi, dengan aksi kemarin itu saya merasa wajah saya tertampar. Harga diri dan kehormatan saya khususnya terganggu dengan ulah orang-orang tersebut yang mengatasnamakan warga Tolikara pendukung pasangan calon pilkada yang kalah," katanya di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Lebih lanjut, dia berharap aparat dapat memproses kasus yang ada secara profesional. Termasuk membongkar aktor intelektual yang menggerakkan para pengunjuk rasa.

"Ada yang bermain main-main, sepertinya tak sekadar masalah Pilkada Tolikara dan keputusan MK. Saya meminta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Soedarmo) mencari akar masalahnya, siapa yang bermain dan mendanai," tuntas mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Ditanya Keterlibatan Andi di Proyek e-KTP, Mantan Dirut PNRI Berkelit
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini