Wonderful Indonesia
DIJADWALKAN PADA SELASA KEMARIN
Catalonia Tunda Deklarasi Kemerdekaan, Ini Penyebabnya
Kamis, 12 Oktober 2017 - 16:35 WIB > Dibaca 2565 kali Print | Komentar
Catalonia Tunda Deklarasi Kemerdekaan, Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (JPNN)
BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Kemerdekaan Catalonia dari Spayol batal dideklarasikan pada Selasa (10/10/2017). Adapun rencana awalnya, Carles Puigdemont yang akan menyampaikan hal itu.

Akan tetapi, pada jam yang telah ditentukan, dia justru menunda pertemuan parlemen selama sejam. Tokoh 54 tahun itu hanya meneken berkas kemenangan kubu ”ya” dalam referendum 1 Oktober tanpa mengumumkan kemerdekaan Catalonia.

Adapun penandatanganan berkas tanpa deklarasi kemerdekaan itu membuat Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy bertanya-tanya. Kemarin (11/10/2017), dia memutuskan untuk menanyakan kejelasan sikap Puigdemont.

”Pagi ini (kemarin, red) kabinet sepakat untuk meminta konfirmasi resmi dari pemerintah Catalonia tentang kemerdekaan. Apakah mereka sudah mendeklarasikannya atau belum,” ujarnya.

Dia yang sejak awal tidak mengizinkan Catalonia menggelar referendum kemerdekaan itu lantas menuntut kejelasan. Pasalnya, dia masih membuka peluang untuk mengaktifkan pasal 155 sebagai opsi. Jika Puigdemont menganggap penandatanganan berkas kemerdekaan sebagai deklarasi, pasal itu akan diterapkan.

Itu berarti, Catalonia bakal kehilangan hak otonominya.

”Jawaban presiden Catalan akan menentukan langkah kami selanjutnya,” jelasnya.

Apabila Puigdemont menunjukkan rasa hormatnya terhadap konstitusi dengan membatalkan deklarasi kemerdekaan sekaligus hasil referendum kemerdekaan, Madrid akan mendukung pemulihan stabilitas Catalonia. Selasa malam, Puigdemont menyatakan bahwa pihaknya masih menginginkan negosiasi dengan Madrid.

Oleh sebab itu, dia sengaja menunda deklarasi kemerdekaan selama beberapa pekan. Akan tetapi, dia tetap meresmikan dokumen kemerdekaan Catalonia berdasar hasil referendum 1 Oktober lalu.

”Sekarang bola panasnya berada di tangan Puigdemont,” ucapnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Donald Trump Terus Gesa Pembangunan Tembok Anti-Imigran
Roro Dumai-Melaka Beroperasi 2019

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 11:05 WIB

Beri Waktu Hingga Senin, Madrid Tunggu Sikap Catalunya soal Kemerdekaannya
Ini Reaksi Israel Terkait Rencana Kemerdekaan Palestina
Palestina Segera Merdeka usai Fatah dan Hamas Berdamai

Jumat, 13 Oktober 2017 - 17:00 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini