Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Ada apa Dengan Brimob Hingga Tewaskan tiga Anggota
Kamis, 12 Oktober 2017 - 14:17 WIB > Dibaca 1874 kali Print | Komentar
Ada apa Dengan Brimob Hingga Tewaskan tiga Anggota
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Di tengah kusutnya polemik senjata antara TNI dan Polri, Senin malam (10/10), terjadi peristiwa yang membetot perhatian masyarakat. Lagi-lagi, terkait masalah senjata yang digunakan Brimob Polri. Yakni, tiga anggota Brimob tewas diduga akibat senjatanya sendiri jenis laras panjang AK 101 saat bertugas di Sarana Gas Trembul (SGT), Blora, Jawa Tengah.

Belum diketahui apakah mereka baku tembak atau seorang di antaranya menembak yang lainnya. Namun, mirisnya dugaan awal motif anggota brimob itu gatal jarinya untuk menekan pelatuk adalah persoalan pribadi. Entah mengapa personel labil bisa membawa senjata mematikan.

Sesuai informasi yang diterima Jawa Pos (JPG), sekitar pukul 18.30 empat orang anggota Brimob sedang berjaga. Yakni Brigadir Budi Wibowo (30), Brigadir Ahmad Supriyanto (35), Brigadir Bambang Tejo dan Brigadir Slamet. Sebenarnya, ada enam personel yang bertugas, namun dua di antaranya mengambil cuti.

Saat itu, Brigadir Slamet yang sedang mandi mendengar rentetan tembakan. Dia bergegas keluar dari kamar mandi, ternyata Bambang Tejo langsung memerintahkannya untuk menyelamatkan diri. Setelah beberapa lama, ditemukanlah tiga Brimob tewas. Yakni Bambang Tejo, Budi Wibowo dan Ahmad Supriyanto. Dalam informasi yang beredar disebutkan Bambang Tejo yang diduga menembak rekan-rekannya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
USAI RAPAT BAMUS
Batal Jadi Ketua DPR, Begini Komentar Aziz Syamsudin
Senin, 11 Desember 2017 - 20:20 wib
PENUHI PANGGILAN
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Senin, 11 Desember 2017 - 20:10 wib
TERKAIT TUDINGAN SUDAH MENIKAH
Ayu Ting Ting Kaget Periasnya Disomasi Via Vallen
Senin, 11 Desember 2017 - 20:00 wib
SETNOV REKOMENDASIKAN AZIZ
Soal Pergantian Ketua DPR, Presiden Tak Mau Ikut Campur
Senin, 11 Desember 2017 - 19:50 wib
PUNCAK PERINGATAN HAKI
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Senin, 11 Desember 2017 - 19:40 wib
LAKUKAN PREVENTIVE STRIKE
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Belum Dengar Informasi Adanya Teror
Senin, 11 Desember 2017 - 19:20 wib
SHARING DAN EDUKASI INKLUSI
Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi
Senin, 11 Desember 2017 - 19:14 wib
TERKAIT ADANYA PRODUK KEDALUWARSA
YLKI Imbau Konsumen Waspadai Diskon dan Cuci Gudang Akhir Tahun
Senin, 11 Desember 2017 - 19:10 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Bamus Skorsing Rapat, Nasib Aziz Syamsuddin Masih Belum Jelas
Senin, 11 Desember 2017 - 19:00 wib
SUDAH KETAHUI OKNUM YANG BERMAIN
Suka Mainkan Harga Jelang Tahun Baru, Ini Ancaman Polri untuk Mafia Pangan
Senin, 11 Desember 2017 - 18:50 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Belum Dengar Informasi Adanya Teror
Suka Mainkan Harga Jelang Tahun Baru, Ini Ancaman Polri untuk Mafia Pangan
Ahli Hukum Sebut Hak Setnov di Sidang Praperadilan Terganggu karena KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us